Penanganan Corona
Kabar Terbaru Kasus ABK Asal Filipina Positif Covid-19, Bupati Cilacap: Merupakan Varian India
Untuk ABK yang masih dirawat di RSUD Cilacap masih menunggu hasil dua kali swab untuk memastikan hasil negatif.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - 13 ABK asal Filipina yang dirawat di RSUD Cilacap terkonfirmasi positif Covid-19 itu adalah varian India B.1617.2.
Hasil tersebut diperoleh dari pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) yang dilakukan oleh Balitbangkes Kemenkes RI.
Hal itu disampaikan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap, pada Sabtu (22/5/2021) di Pendopo Kabupaten.
Baca juga: Misteri Hilangnya Lansia Asal Jetis Cilacap Terungkap, Ditemukan Tewas di Sungai Bodo Kebumen
Baca juga: Cilacap Mulai Dilanda Kekeringan, Ada Enam Desa di Tiga Kecamatan
Baca juga: Bocah Usia Delapan Tahun Dikabarkan Tenggelam, Digulung Ombak Saat Mandi di Pantai Sodong Cilacap
Baca juga: Gempa 6,2 SR Dirasakan Warga Hingga Wilayah Cilacap, Berpusat di Blitar Pukul 19.09
"Hasil pemeriksaan WGS pada 13 ABK Filipina yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah varian India B.1617.2," ujar Bupati Tatto kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (22/5/2021).
Bupati mengatakan, akan melakukan beberapa langkah sebagai upaya penanganannya.
Langkah-langkah yang ditempuh oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap yaitu tracing, testing, dan treatment pada tenaga kesehatan serta karyawan RSUD yang menangani mereka.
Kemudian isolasi mandiri dan mengupayakan isolasi terpusat untuk tenaga kesehatan dan karyawan RSUD yang terkonfirmasi positif.
Kemudian penguatan SOP penggunaan dan pelepasan APD dan perilaku tenaga kesehatan atau karyawan dalam menjaga protokol kesehatan.
Dari 13 ABK tersebut, dua di antaranya sudah dinyatakan negatif dan akan dipulangkan ke negara asal.
Untuk ABK yang masih dirawat di RSUD Cilacap masih menunggu hasil dua kali swab untuk memastikan hasil negatif.
Terkait adanya klaster tenaga kesehatan yang menangani ABK, Direktur RSUD Cilacap dr Mochamad Ichlas Riyanto menambahkan, jumlah tenaga kesehatan yang positif Covid-19 ada 32 orang.
Mereka semua kondisinya stabil.
"Kondisi saat ini ada 32 tenaga kesehatan positif Covid-19."
"Dimana ada sembilan yang masih dirawat, sisanya isolasi mandiri."
"Nantinya akan diusahakan untuk isolasi terpusat," katanya.

Sementara itu, Kapolres Cilacap, AKBP Leganek Mawardi menambahkan, kepada para nakes itu akan dilakukan test genome di Kemenkes.
"Klaster tenaga kesehatan di RSUD Cilacap, untuk genomenya sedang dites di Kemenkes."
"Untuk PCR belum bisa menentukan variannya, harus ada tes lanjutan."
"Dibutuhkan waktu sekira satu atau dua minggu," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (22/5/2021).
Sebelumnya sempat diberitakan jika kapal berbendera Panama, MV Hilma Bulker yang diawaki 20 warga negara Filipina membawa muatan berupa raw sugar dari India.
Mereka tiba di Cilacap pada 25 April 2021.
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas IIA Cilacap kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ABK MV Hilma Bulker.
Hasil pemeriksaan antigen menunjukkan, 3 dari 20 awak kapal itu tertular Covid-19 dan dilanjutkan pemeriksaan PCR di Rumah Sakit Pertamina Cilacap (RSPC).
Dari hasil PCR pada 26 April 2021 menunjukkan tiga ABK positif tertular Covid-19.
Petugas KKP Kelas IIA Cilacap pada 28 April 2021, melakukan pengambilan sampel genome dari tiga ABK positif tersebut untuk dikirim ke Balitbangkes Kemenkes RI.
Pada 30 April hingga 4 Mei 2021 para awak kapal berbendera asing tersebut dievakuasi ke RSUD Cilacap.
Mereka melakukan pemeriksaan PCR secara bertahap.
Setelah melakukan PCR ternyata ada 13 awak kapal positif Covid-19 sehingga harus menjalani perawatan di RSUD Cilacap.
Kemudian ada tambahan satu positif, sehingga menjadi 14 orang.
Pada perkembangan selanjutnya ada satu pasien yakni DRQ dinyatakan meninggal dunia. (Permata Putra Sejati)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Baca juga: Jalan Lingkar Brebes-Tegal Telah Selesai, Dibangun di Atas Struktur Rawa, Panjangnya 17,4 Kilometer
Baca juga: Gubernur Ganjar Minta Vaksinasi Kembali Gaspol di Jateng, Utamanya Brebes Karena Capaian Rendah
Baca juga: Cerita Pedagang Pantura Tegal, Kehilangan Untung Hingga 90 Persen Selama Libur Lebaran
Baca juga: Doa Pegiat Seni dan Ekonomi Kreatif Kota Tegal Seusai Disuntik Vaksin: Semoga Segera Kembali Normal