Berita Semarang Hari Ini
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Sambel Tempe, Bantu Pewarta Kaitannya Publikasi Pimpinan Daerah
Aplikasi Sambel Tempe memuat berbagai menu seperti hasil dokumentasi berupa foto, video, maupun audio di Lingkungan Pemkot Semarang.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang menciptakan sistem aplikasi manajemen berbasis elektronik terintegrasi antara humas dan pewarta yang dinamai aplikasi Sambel Tempe.
Aplikasi ini sebagai sarana penyebarluasan informasi kegiatan pimpinan daerah sebagai upaya tugas dan fungsi kehumasan yang ada pada Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Semarang.
Yakni untuk memberikan informasi yang cepat, tepat, dan akurat kepada masyarakat melalui pewarta.
Baca juga: Orangtua Arifin Menangis Histeris Saat Anaknya Digelandang Polisi, Bobol Rumah Tetangga di Semarang
Baca juga: Ganjar Dapat Kado dari Abe, Novel Siswa SD Terang Bangsa Semarang, Judulnya Liga Pejuang Cilik
Baca juga: Silakan Buka Aplikasi E-Sumpah, Wajib Pajak di Kota Semarang Dapat Keuntungan Ini
Baca juga: Minimalisir Terjadi Kebakaran, Ini Permintaan Tim Damkar Kepada Pengurus Klenteng di Semarang
Kasubag Peliputan dan Dokumentasi Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Semarang, Dian Aryanto menyampaikan, para pewarta bisa mendapatkan tambahan informasi melalui aplikasi ini apabila saat peliputan kurang mendapatkan data optimal.
"Kadang pimpinan daerah kurang berkenan beramai-ramai saat melakukan sidak."
"Oleh karena itu, kami ciptakan aplikasi yang bisa dipakai teman-teman pewarta," ucap Arya, sapaannya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (19/5/2021).
Aplikasi Sambel Tempe, lanjut Arya, memuat berbagai menu seperti hasil dokumentasi berupa foto, video, maupun audio.
Pihaknya juga akan menyajikan rilis dan data dukung guna memberikan hasil pemberitaan yang berimbang.
"Isinya di dalam ada jadwal pimpinan daerah, akan berkegiatan apa, di mana, ditambah hasil dokumentasi serta rilis," sebutnya.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengapresiasi diciptakannya aplikasi Sambel Tempe.
Hal itu sangat membantu publikasi kegiatan kepala daerah.
Pasalnya, ada beberapa kegiatan kepala daerah yang tidak dinformasikan kepada pewarta.
"Ada beberapa kegiatan yang tidak ngomong sama wartawan."
"Bukan saya menjauh tapi agar saya bisa lebih enak."
"Misal, jalan-jalan ke pasar lebih enak, warga tidak grundel."
"Jalan-jalan ke kelurahan juga begitu."
"Di sinilah bisa menangkap dan menerjemahkan kebutuhan," terang Hendi, sapaannya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (19/5/2021).
Dia berharap, aplikasi ini bisa semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi Pemkot Semarang dan para pewarta.
Dia menilai, peran pewarta dalam pembangunan kota sangat penting.
Apalagi, Pemkot Semarang mengusung konsep bergerak bersama dalam membangun kota.
Selain pemerintah, penduduk, dan pengusaha, pewarta juga memiliki peran dalam pembangunan kota.
"Kota Semarang bisa menjadi semakin hebat juga karena peran pewarta."
"Konsep bergerak bersama ini ibarat mobil."
"Kota Semarang mobilnya, empat rodanya adalah pemerintah, penduduk dengan segala ketokohannya, pengusaha, dan pewarta," sebut Hendi. (Eka Yulianti Fajlin)
Baca juga: Dampak Keributan Ormas di Mojogedang Karanganyar, Dua Motor Rusak, Kaca Jendela Rumah Pecah
Baca juga: Operasi Ketupat Candi Sudah Berakhir, Ini Program Kelanjutan Polres Karanganyar, Siagakan Tiga Pos
Baca juga: Antisipasi Kecelakaan saat Melaut, Polres Kebumen Tak Bosan Ingatkan Nelayan Pakai Jaket Pelampung
Baca juga: Sidak ke Tempat Wisata, Bupati Kebumen Ancam Tutup Lokasi yang Tak Disiplin Terapkan Prokes