Breaking News:

Berita Nasional

Menteri BUMN Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi PT Kimia Farma Diagnostika, Ini Alasannya

Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Erick Thohir memecat seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD).

TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Petugas AVSEC berjaga di lokasi pelayanan rapid test antigen Covid-19 yang telah ditutup pasca digerebek Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara, di Lantai Mezzanine Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (28/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Erick Thohir memecat seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD).

Keputusan ini merupakan tindak lanjut kasus antigen bekas yang ditemukan di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

Dalam rilis yang diterima, Erick mengatakan, kejadian di Kualanamu adalah persoalan yang mesti direspons secara profesional dan serius.

Setelah melakukan penilaian secara terukur dan berlandaskan semangat good corporate governance maka langkah tegas mesti diambil.

"Setelah melakukan pengkajian secara komprehensif, langkah (pemberhentian) ini mesti diambil. Selanjutnya, hal yang menyangkut hukum merupakan ranah dari aparat yang berwenang," kata Erick dikutip dari Kompas.com, Minggu (16/5/2021).

Kasus Alat Rapid Test Bekas di Bandara Kualanamu, Dinkes Sumut: Tidak Ada Izin dari Kami, Pidanakan!

VIRAL Alat Rapid Test Antigen Bekas Dipakai di Bandara Kualanamu, PT Kimia Farma Enggan Minta Maaf

Erick menegaskan, seluruh BUMN terikat pada kesepakatan bersama untuk bertindak profesional sesuai dengan core value yang dicanangkan, yakni amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Apa yang terjadi dalam kasus antigen bekas di Kualanamu dinilai bertentangan dengan core value tersebut.

"Karena memang sudah tak sejalan dengan core value tersebut maka tidak memandang siapa dan apa jabatannya, maka kami persilakan untuk berkarier di tempat lain," kata Erick.

Erick pun menjelaskan bahwa ada kelemahan secara sistem yang membuat kasus antigen bekas dapat terjadi. Hal ini berdampak luas bagi kepercayaan masyarakat.

Menurut Erick, sebagai perusahaan layanan kesehatan, rasa kepercayaan yang diperoleh dari kualitas pelayanan menjadi hal yang tak bisa ditawar.

"Akumulasi dari seluruh hal tersebut membuat kami berkewajiban untuk mengambil langkah ini. Ini bukan langkah untuk menghukum, tapi langkah untuk menegakkan dan memastikan bahwa seluruh BUMN punya komitmen untuk melayani, melindungi, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat," ucap Erick.

Saat ini, auditor independen sedang bekerja juga untuk memeriksa semua lab yang ada di bawah Kimia Farma. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Buntut Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika".

Baca juga: Quartararo Berkesempatan Geser Bagnaia, Ini Link Live Streaming MotoGP Perancis 2021 Malam Ini

Baca juga: Hari Terakhir Libur Lebaran 2021, Tol Semarang-Solo Terpantau Lengang

Baca juga: Tak Mau Bergantung ke Orang, Kakek Kasim Memilih Keliling Purwokerto Jadi Pengamen meski Lebaran

Baca juga: Jangan Lupa Coba Kuliner Buntil saat Ke Banyumas, Ada yang Terbuat dari Daun Talas juga Singkong

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved