Berita Banjarnegara Hari Ini
Inilah Masjid Pemersatu Dua Desa di Banjarnegara, Namanya Masjid At Taqwa, Begini Asal Muasalnya
Di Desa Gumelem, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, sebuah masjid kuno masih berdiri kokoh. Namanya adalah Masjid At Taqwa. Begini ceritanya.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
Hingga perlahan, setelah agama Islam diterima masyarakat, mereka memutuskan mendirikan masjid.
“Untuk siarkan agama Islam perlu arif."
"Makanya dibuat sebuah tempat namanya Balekambang, cikal bakal Masjid Jami At Taqwa," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (6/5/2021).

Ajaibnya, meski berusia ratusan tahun, bangunan itu masih berdiri kokoh hingga sekarang.
Hanya beberapa bagian masjid yang dilakukan renovasi atau penambahan bangunan semisal serambi, dan atap yang dulunya masih berbahan ijuk kini diganti menggunakan seng.
Sementara bangunan utama masjid masih dipertahankan keutuhannya.
Uniknya, bangunan kayu itu didirikan tanpa menggunakan paku.
Konstruksi masjid itu, kata Arief, juga mirip dengan Kademangan.
Yang menarik lagi dari masjid ini adalah lokasinya yang berada di dua desa, yakni Desa Gumelem Wetan dan Desa Gumelem Kulon.
Dinding ruang pengimaman Masjid At Taqwa berlubang persis di bagian tengahnya.
Lubang itu ternyata sebagai penanda batas administrasi wilayah dua desa bertetangga.
Lubang di dinding pengimaman itu pun disebutnya sudah ada sejak zaman dahulu.
“Ketika salat, satu kaki bisa menginjak wilayah Desa Gumelem Wetan, satu kaki berada di Desa Gumelem Kulon,” katanya.
Tak ayal, ia menyebut Masjid At Taqwa bukan sekadar tempat ibadah, namun juga pemersatu dua desa bertetangga.
Penyebutan lokasi masjid itu pun bukan di Desa Gumelem Wetan atau Desa Gumelem Kulon, melainkan Desa Gumelem.