Selasa, 14 April 2026

Berita Jawa Tengah

Hari Ini Peringatan Hari Buruh, Berikut Pesan Gubernur Ganjar Kepada Pekerja di Jawa Tengah

Gubernur Ganjar mengajak para buruh untuk mengikuti diskusi virtual pada Sabtu (1/5/2021) daripada melakukan unjuk rasa dan menimbulkan kerumunan.

Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri Apel Kebangsaan yang digelar di Mapolda Jateng, Jumat (30/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Para pekerja dan buruh memperingati peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2021.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta agar para buruh merayakan May Day dengan tertib.

Ia mengajak para buruh untuk mengikuti diskusi virtual pada Sabtu (1/5/2021) daripada melakukan unjuk rasa dan menimbulkan kerumunan yang sangat banyak dan berpotensi penularan Covid-19.

Baca juga: Apel Kebangsaan di Mapolda Jateng, Pesan Gubernur Ganjar: Isi Ruang Medsos dengan Narasi Optimisme

Baca juga: Produk UMKM Jateng Sudah Siap Masuk Pasar Internasional, Gubernur Ganjar Pranowo Beri Bukti Ini

Baca juga: Putaran Ketiga Panggung Kahanan Jateng, Gubernur Ganjar Serahkan Bantuan Alat Gamelan di Magelang

Baca juga: Pengetatan Larangan Mudik di Jateng, Gubernur: Sedang Dimatangkan, Khususnya Batasan Aglomerasi

“Lebih baik tidak usah (demo), dialog saja."

"Kalau mau ikut saya, saya besok akan membuat pertemuan virtual dengan para buruh, kita akan dialog santai dan asyik gitu,” tandas Ganjar selepas Apel Kebangsaan di Mapolda Jateng, Jumat (30/4/2021).

“Yang kita harapkan nanti saling bisa memberikan manfaat yang lebih lah dan mencari solusi obrolan dengan enak."

"Saya mau kasih hadiah pada mereka, nanti dishare (linknya), mau ikut boleh,” lanjut Ganjar.

Ia juga meminta semua pihak dapat menahan diri mengingat pandemi Covid-19 masih ada dan pihaknya masih menemukan adanya peningkatan kasus.

“Tidak perlu unjuk karena Covidnya belum selesai."

"Bahkan kita kemarin masih menemukan peningkatan-peningkatan di beberapa tempat, ada yang di Pati, mudik lho yang di Pati itu."

"Mudik terus kemudian membuat acara di rumah lainnya ketularan."

"Ini hati-hati saya ingetin,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ganjar menerangkan bahwa selama ini pihaknya tak pernah diam dan turut mengawasi kebijakan dari pemerintah pusat terkait buruh.

“Kita semuanya menjaga iklim atau situasi yang kondusif dalam dunia tenaga kerja,” ujar Ganjar.

Pihaknya juga telah mengingatkan pada para pengusaha dan perusahaan agar segera membayarkan THR para buruh, dengan mengikuti kebijakan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved