Breaking News:

Berita Pekalongan

Simpan 29 Bungkus Bubuk Mercon, Warga Kedungwuni Pekalongan Diamankan Polisi. Dikenakan Wajib Lapor

Anggota Polsek Kedungwuni mengamankan puluhan bubuk mercon dan petasan dari rumah seorang warga Desa Salakbrojo, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Anggota Polsek Kedungwuni memeriksa MLK (67), warga Desa Salakbrojo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, lantaran memiliki puluhan bungkus bubuk mercon, di mapolsek setempat, Senin (26/4/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Anggota Polsek Kedungwuni mengamankan puluhan bubuk mercon dan petasan berukuran sedang dari rumah seorang warga Desa Salakbrojo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Selain barang bukti bubuk mercon, polisi juga mengamankan MLK (67), pemiliknya.

Kapolsek Kedungwuni AKP Arisun mengungkapkan, pengamanan pemilik dan barang-baranga tersebut merupakan hasil operasi pekat dan cipta kondisi di bulan suci Ramadan, Senin (26/4/2021) malam.

"Kami geledah rumah MLK karena berdasarkan informasi dari masyarakat, warga resah karena praktik jual beli bubuk mercon," kata Arisun saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Keluarga Sertu Kom Achmad Faisal Tetap Berharap Ada Mukjizat, Korban KRI Nanggala Asal Pekalongan

Baca juga: Bupati Asip Kuatkan Keluarga Awak KRI Nanggala 402 di Pekalongan: Mudah-mudahan Ada Keajaiban

Baca juga: Polisi Kukut 4 Motor dan 5 Pemuda, Tertangkap saat Balap Liar di Jalan Gandarum Kajen Pekalongan

Baca juga: Butuh Bantuan, Bayi Maulana asal Coprayan Pekalongan Tak Miliki Anus dan Harus Jalani Operasi

Dari tangan MLK, polisi menyita puluhan bungkus bubuk mercon.

Bubuk mercon itu terdiri atas 29 bungkus obat mercon warna hitam, 1 pak mercon merk Ground Bloom Flower Tar, dan 36 bungkus sumbu mercon.

"Bahan-bahan ini yang digunakan anak-anak muda untuk merakit mercon dari yang kecil hingga yang berukuran besar," imbuhnya.

Pihaknya menambahkan, semua barang tersebut disita dan sementara MLK hanya diberikan pembinaan dengan menulis surat pernyataan untuk tidak lagi menjual barang yang sama.

"MLK juga kami kenakan sanksi wajib lapor," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Baca juga: Dua Menteri dan Satu Kepala Lembaga Bakal Dilantik Presiden Jokowi, Kabarnya Dilakukan Hari Ini

Baca juga: Kabar Mengejutkan Jelang Liga 1 2021, Abdul Abanda Rahman Berpisah dengan PSIS Semarang

Baca juga: Loka POM Banyumas Temukan Teri Formalin, Hasil Sampel di Pasar Manis Purwokerto

Baca juga: Tak Lama Pemkab Luncurkan Kartu Kebumen Sejahtera, Warga Penerima Manfaat Bakal Dapat Ini

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved