Breaking News:

Penanganan Corona

Jelang Lebaran, Dinkes Kendal Siapkan 1000 Reagen Tes Rapid di Pusat Keramaian dan Perbelanjaan

Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal menyiapkan 1.000 reagen rapid tes antigen yang akan digunakan untuk skrining Covid-19 di pusat keramaian.

TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal Moh Toha, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal menyiapkan 1.000 reagen rapid tes antigen yang akan digunakan untuk skrining Covid-19 di pusat keramaian dan perbelanjaan, pada dua pekan terakhir menjelang Idulfitri.

Upaya ini dilakukan untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Kendal dalam mengetahui perkembangan riil kasus Covid-19 pada pertengahan Ramadan.

Selain itu, Dinas Kesehatan bersama Satgas Covid-19 daerah bakal memberlakukan prosedur baru karantina 5 hari bagi masyarakat yang masuk ke Kendal, baik dari luar daerah maupun luar negeri.

Kepala Dinas Kesehatan Kendal Ferinando Rad Bonay mengatakan, saat ini, Dinkes memiliki 6.900 reagen dan bakal ditambah 2.800 reagen.

Baca juga: Uji Coba PTM Tahap Kedua di Kota Tegal, Disdikbud: Lancar Tanpa Kendala

Baca juga: Sekolah Tambahan Penyelenggara PTM Masih Tunggu Vaksin, Ini Jadwal Vaksinasi Guru di Kendal

Baca juga: Baru 20 Persen, Capaian Vaksinasi Tahap Kedua di Kendal, Sasaran Lansia dan Petugas Pelayan Publik

Baca juga: Zero Penumpang Mulai Diberlakukan di Pelabuhan Kendal, KMP Kalibodri Off Hingga Akhir April 2021

Seribu di antaranya, bakal dioptimalkan untuk melakukan skrining guna melihat perkembangan kasus setelah adanya kebijakan kelonggaran kegiatan sejak 1 bulan terakhir.

Seperti contoh, kelonggaran buka bersama dengan protokol kesehatan, diperbolehkannya salat tarawih berjemaah di masjid atau musala dengan pembatasan kapasitas, dan kembalinya aktivitas masyarakat era new normal setelah dilakukan pembatasan ketat dalam berkegiatan.

"Mulai pertengahan Ramadan ini, tim penindakan tetap akan melaksanakan tindakan bagi mereka yang tak patuh prokes. Dari Dinkes, turun tenaga medis ke pusat keramaian dengan mengambil sampel rapid tes antigen bagi siapa saja untuk mengetahui perkembangan Covid-19 apakah benar-benar sudah stabil atau masih banyak yang belum terdeteksi," terangnya, Rabu (28/4/2021).

Kata Ferinando, tim akan bergerilya minimal di 10 titik berbeda yang dijadikan pusat keramaian warga.

Masing-masing diberikan alokasi 100 reagen untuk tes rapid antigen bagi pengunjung, pedagang, ataupun karyawan swalayan.

"Terkait evaluasi perkembangan kasus Covid-19 di Kendal. Kami juga bekerjasama dengan pihak terkait untuk mengantisipasi masyarakat luar yang masuk ke Kendal, bisa dalam rangka mudik atau lainnya. Satgas juga kemarin diimbau melakukan pengetatan perbatasan untuk mencegah terjadinya arus mudik, warga India yang hendak masuk ke Kendal, dan juga upaya mencegah masuknya varian baru virus Corona," katanya.

Halaman
123
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved