Berita Banyumas
Peringati Harlah Ke-71, Fatayat NU Banyumas Bagi-bagi Sembako di Taman Andhang
Dalam rangka memperingati Hari Lahir Ke-71 Fatayat Nahdlatul Ulama, pengurus Fatayat NU Kabupaten Banyumas mengelar berbagai kegiatan.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Ke-71 Fatayat Nahdlatul Ulama, pengurus Fatayat NU Kabupaten Banyumas mengelar berbagai kegiatan.
Beberapa kegiatan di antaranya adalah giat Ramadan dan penyerahan paket sembako.
Pembagian sembako dilaksanakan di beberapa titik di Kabupaten Banyumas, di antaranya di Taman Andhang Pangrenan.
Ketua Fatayat NU Banyumas Eva Lutfiati Khasanah mengatakan, peringatan harlah yang bertepatan dengan bulan Ramadan kali ini, tidak menyurutkan antusias.
Baca juga: Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana di Banyumas: Puluhan Kendaraan Konvoi, Warga Pukul Kentongan
Baca juga: Uang Setoran Minimarket Digondol, Polresta Banyumas: TT Gunakan Buat Trading Online dan Bayar Utang
Baca juga: Selamat, Akuntabilitas Kinerja Pemkab Banyumas Kembali Terbaik di Jateng
Baca juga: Pemudik di Banyumas Bakal Dikarantina, Biaya Selama Isolasi Ditanggung Pribadi
Terutama, para perempuan-perempuan muda NU yang berada di bawah Badan Organisasi Otonom (Banom) Fatayat, untuk berkiprah dan berbagi.
Sebelumnya, PC Fatayat NU telah mengadakan istigasah dan seminar tentang pernikahan anak di bawah umur.
Acara puncak diselenggarakan di hari Sabtu (24/4/2021), di Gedung KBIH Arafat NU.
Diadakan pula semaan Alquran oleh hafizah yang tergabung dalam Ikatan Hafidzoh Fatayat (IHF) satu khataman, parade dakwah hikmah Ramadan oleh dua dai fatayat, parade puisi, deklarasi Ikatan Hafidzoh Fatayat (IHF).
"Ada 1.000 paket sembako dan takjil diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu dan anak yatim," ujarnya dalam rilis, Senin (26/4/2021).
Menurutnya, harlah dan semangat Ramadan selain sebagai sarana mendekatkan diri pada Allah, Ramadan mengajarkan untuk berbagi dan lebih peduli sosial.
Eva menambahkan, beberapa kegiatan fatayat saat ini juga mengadaptasi perubahan terutama dengan adanya Covid-19.
Selain harus tetap mematuhi protokol kesehatan, mengurangi kapasitas peserta forum, juga banyak kegiatan fatayat yang dilakukan memanfaatkan teknologi informasi.
Hal ini sejalan dengan semangat harlah yang diusung PP Fatayat Pusat yang menegaskan pentingnya kemandirian perempuan dalam menghadapi perubahan dengan sikap adaptif dan selektif.
Baca juga: ASI Bisa Mencegah Stunting, Ini Tanaman yang Bisa Memperlancar Air Susu Ibu
Baca juga: Pertamina Jamin Stok dan Pasokan Elpiji di Jateng dan DIY selama Ramadan dan Idulfitri Aman
Baca juga: Pemkot Semarang Mulai Bangun Pos Penyekatan Pemudik di 9 Titik Perbatasan, Ini Lokasinya
Baca juga: Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana di Banyumas: Puluhan Kendaraan Konvoi, Warga Pukul Kentongan
Pada puncak harlah, hadir tamu undangan di antaranya dari jajaran elit NU Banyumas, dari Ketua Syuriah, Ketua Tanfidiyah, Ketua Muslimat, Ketua Ansor, ketua Jam’iyyatul Qurra wal-Huffazh (JMQH), dan berbagai banom NU lainya di tingkat Kabupaten Banyumas.
Adapun peserta harlah dibatasi per Anak Cabang hanya dua peserta. Selebihnya, mengikuti secara live melalui platform digital.
Lebih lanjut, di usia fatayat NU ke-71 ini, Eva mengajak seluruh kader dan pengurus fatayat NU untuk muhasabah.
Serta merefleksikan kembali program yang dirasa masih harus ditingkatkan sehingga akan lebih bisa dirasakan manfaatnya baik untuk anggota Fatayat maupun untuk masyarakat secara luas. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/pengurus-fatayat-nu-kabupaten-banyumas-bagi-bagi-sembako-di-taman-andhang-pangrenan-purwokerto.jpg)