Breaking News:

Berita Banjarnegara

Jual Kosmetik Tanpa Izin Edar, Warga Banjarnegara Jadi Tersangka. Dibeli via Online dari Bandung

Warga di Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara, jadi tersangka kasus dugaan menjual kosmetik kecantikan tanpa dilengkapi izin edar.

TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Anggota Polres Banjarnegara menunjukan barang bukti kosmetik tanpa izin edar yang disita dari warga Purwanegara, Selasa (20/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Seorang ibu rumah tangga berinisial NDL (23), warga di Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara, harus berurusan dengan Polisi. Gara-garanya, ia diduga menjual kosmetik kecantikan tanpa dilengkapi izin edar.

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto didampingi Kasat Reskrim Iptu Donna Briadi mengatakan, ungkap kasus ini bermula adanya informasi dari masyarakat terkait jual beli produk perawatan kecantikan tanpa izin.

Polisi kemudian menyelidiki dan mendatangi langsung rumah pelaku.

"Namun, dia sedang pergi bersama suami, di rumah hanya ada kedua orang tua dan kakak pelaku" katanya, Selasa (20/4/2021), di Mapolres Banjarnegara.

Baca juga: Jelang Lebaran, Jalan Kota di Banjarnegara Diaspal Mulus. Bupati: Kami Ingin Sambut Pemudik

Baca juga: Suara Merdu Wasiono Bikin Lainnya Tertegun, Begini Suasana Ramadan di Pamardi Raharjo Banjarnegara

Baca juga: Pemain Muda Banjarnegara Yanuar dan Aldo Dipanggil PSSI, Ikuti Seleksi Timnas U-16

Baca juga: Penumpang Sepi sejak Pasar Terbakar, Tukang Becak di Banjarnegara Terhibur Dapat Makanan Gratis

Setelah bertemu orangtua pelaku, petugas menanyakan produk kosmetik yang dijual anaknya.

Di rumah itu, polisi lantas mendapati berbagai jenis skincare berupa, cream, cleanser, masker wajah, dan serum glowing.

Kasatreskrim menambahkan, barang bukti itu berupa 35 Pot Night Cream Spc 5 % dengan tutup warna biru, 25 Pot Whitening Day Cream, 25 botol AHA Cleanser, 1 Pot Whitening Day Cream with UV Protector dengan tutup warna merah muda, 39 Pot warna merah muda (masker rempah hitam), 2 botol Serum Glowing, 6 botol berisi cairan, dan 1 lembar label Beauty Care.

Barang-barang itu dibawa ke Polres guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan pengakuan NDL, produk kosmetik tersebut dibeli secara online dan dikirim dari Jawa Barat.

Petugas lantas berkoordinasi dengan Loka POM dan mengambil sampel untuk dicek secara laboratoris terhadap isi kandungan barang-barang tersebut.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved