Senin, 20 April 2026

Berita Pendidikan Hari Ini

Ujian Sekolah Batal Digelar Tatap Muka, Bupati Karanganyar: Guru Belum Disuntik Vaksin

Semula Pemkab Karanganyar berencana menggelar uji coba PTM sebagai persiapan ujian sekolah yang sedianya digelar secara tatap muka pada 26 April 2021.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar Juliyatmono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Ujian sekolah bagi siswa kelas VI SD di Kabupaten Karanganyar batal digelar secara tatap muka. 

Selain itu uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) bagi siswa kelas VI SD sebagai persiapan ujian sekolah juga terpaksa tidak dapat dilakukan pihak sekolah.

Semula Pemkab Karanganyar berencana menggelar uji coba PTM sebagai persiapan ujian sekolah yang sedianya digelar secara tatap muka pada 26 April 2021.

Baca juga: Yuks Menengok Sejarah Masjid Argomedjono Karanganyar, Konon Pendirinya Punggawa Keraton Solo

Baca juga: Update Klaster SMAN 1 Kebakkramat, DKK Karanganyar: Pasien Positif Bertambah, Kini Jadi 17 Orang

Baca juga: Bupati Karanganyar: Waktunya Semua Guru Disuntik Vaksin, Menuju Uji Coba PTM Lanjutan

Baca juga: Empat Posko Aduan THR Lebaran Mulai Difungsikan, Begini Cara Mudah Pekerja Mengadu di Karanganyar

Namun rencana itu akhirnya dibatalkan mengingat hingga saat ini para guru belum menjadi sasaran vaksin Covid-19. 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, para guru yang tidak kunjung menerima vaksin Covid-19 menjadi pertimbangan ujian sekolah batal digelar secara tatap muka. 

Padahal sebagai persiapan PTM paling tidak guru harus menerima vaksin Covid-19 terlebih dahulu.

Akan tetapi di sisi lain jumlah dosis vaksin saat ini memang terbatas. 

Menurutnya, kecil kemungkinan para guru segera menerima vaksin Covid-19 dalam waktu dekat. 

"Oleh karena harus kami ubah."

"Ujian tidak mungkin tatap muka."

"Karena (guru) belum divaksin," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (19/4/2021). 

Terpisah, Kabid Dikdas Disdikbud Kabupaten Karanganyar, Endang Tri Hadining mengatakan, dinas sedang mempersiapkan rencana alternatif lain guna menindaklanjuti keputusan dibatalkannya ujian sekolah SD secara tatap muka. 

"Nanti soal ujian diambil orangtua di sekolah dan dikerjakan anak di rumah."

"Setelah selesai dikumpulkan lagi ke sekolah," imbuhnya. 

Lanjutnya, secara umum gambaran pelaksanaan ujian sekolah SD dikerjakan di rumah dan soal diambil orangtua murid.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved