Penanganan Corona
DKK Karanganyar: Hari Pertama Ramadan Ada 1.970 Peserta, Tetap Antusias Divaksin Meski Berpuasa
Meski dilaksanakan pada jam kerja atau saat puasa, pelaksanaan vaksinasi bagi para lansia dan petugas pelayan publik sementara ini tidak ada kendala.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS,COM, KARANGANYAR - Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwati menyebut antusias masyarakat dalam program vaksinasi cukup tinggi di hari pertama Ramadan.
Meski dilaksanakan pada jam kerja atau saat puasa, pelaksanaan vaksinasi bagi para lansia dan petugas pelayan publik sementara ini tidak ada kendala.
Purwati menyampaikan, total ada 1.970 orang yang menerima vaksin pada hari pertama Ramadan.
Baik itu dilakukan di rumah sakit, Puskesmas, maupun klinik yang menjadi tempat vaksinasi di Kabupaten Karanganyar.
Baca juga: Upacara Galungan di Candi Cetho Karanganyar, Teguh Pambudi: Terbatas Hanya Warga Lokal
Baca juga: Berburu Menu Berbuka Puasa? Silakan ke Kampung Ramadan Galaxy, di GOR Raden Mas Said Karanganyar
Baca juga: Harga Daging Ayam Kini Mencapai Rp 40 Ribu per Kilogram, Misal di Pasar Nglano Karanganyar
Baca juga: Begini Mekanisme Pemberian THR di Kabupaten Karanganyar, Diberikan Penuh Tanpa Dicicil
"Animo cukup tinggi, hari pertama yang divaskin ada 1.970 orang," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (14/4/2021).
Di sisi lain, fasyankes justru mengajukan penambahan dosis ke dinas untuk vaksinasi dosis kedua bagi lansia dan petugas pelayan publik.
Hingga sampai saat ini vaksinasi hari pertama puasa tidak ada kendala.
"Vaksinasi masih di pagi (jam kerja)."
"Antusias sama dengan sebelum puasa."
"MUI juga sudah mengeluarkan fatwa, itu tidak apa-apa," jelasnya.
Sebelumnya, DKK Karanganyar telah mengajukan dosis tambahan ke provinsi pada pekan lalu.
Dari jumlah pengajuan 13.600 dosis, dinas baru menerima 8.000 dosis.
Dosis vaksin itu diterima dinas pada akhir pekan lalu. (Agus Iswadi)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/purwati-kesehatan-karanganyar.jpg)