Minggu, 26 April 2026

Ramadan 2021

Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan Digelar Sore Ini, Pemantauan Hilal Dilaksanakan di 86 Lokasi

Sidang isbat penentuan 1 Ramadan 1442 H akan digelar Kementerian Agama, Senin (12/4/2021) sore.

Editor: rika irawati
DOKUMENTASI KOMPAS.COM
ILUSTRASI - Seorang petugas sedang melihat posisi hilal untuk penentuan awal Ramadan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Sidang isbat penentuan 1 Ramadan 1442 H akan digelar Kementerian Agama, Senin (12/4/2021) sore.

Hal ini disampaikan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, lewat keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (10/4/2021).

Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam Agus Salim menyebutkan, sidang isbat akan digelar dalam tiga tahapan, dimulai pada pukul 16.45 WIB.

Berikut tiga tahapan pelaksanaan sidang isbat penentuan 1 Ramadhan 1442 H: Pertama, pada pukul 16.45 WIB, akan dimulai dengan pemaparan posisi hilal awal Ramadhan 1442 H oleh anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag.

Sesi ini akan disiarkan langsung melalui tayangan televisi.

Baca juga: Sidang Isbat Penentuan Awal Puasa Digelar 12 April, Digelar secara Daring dan Luring

Baca juga: Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Sumbar Mulai Puasa 12 April, Perhitungan Berdasarkan Hisab Munjid

Baca juga: Jalan Kampung Menuju Masjid Dipenuhi Lampu Hias, Cara Warga Karanganyar Sambut Ramadan

Kedua, setelah salat maghrib, akan digelar sidang isbat awal Ramadhan. Tahap ini digelar secara tertutup.

Ketiga, akan digelar konferensi pers penyampaian hasil sidang isbat oleh Menteri Agama. Penyampaian keputusan akan akan disiarkan TVRI dan media sosial Kemenag.

Pelaksanaan sidang isbat di antaranya akan melibatkan Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kementerian Agama, Dubes negara sahabat, perwakilan ormas, Lapan, BMKG, dan undangan lain.

Selain itu, akan hadir pula perwakilan ormas Islam, semisal NU, Muhammadiyah, Persis, dan Al Washliyah.

Kemenag menyebutkan, sejumlah pemantau hilal akan diturunkan di 86 lokasi dari 34 provinsi di Indonesia.

Metode penentuan awal Ramadhan

Seperti diberitakan sebelumnya, ada dua metode untuk menentukan awal Ramadhan. Dua metode itu adalah hisab dan rukyat.

Apa itu rukyat? Rukyatul hilal merupakan aktivitas pengamatan visibilitas hilal (bulan sabit) saat matahari terbenam menjelang awal bulan pada kalender Hijriah.

Bersama ormas dan para pakar, Kemenag terlebih dulu melakukan perhitungan-perhitungan soal ketinggian hilal.

Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya "salah lihat".

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved