Breaking News:

Berita Purbalingga

Pandemi Covid-19 Tak Halangi Warga Berdonasi: Bulan Dana PMI 2020 Purbalingga Capai Rp 688 Juta

Bupati Purbalingga yang juga Ketua PMI Dyah Hayuning Pratiwi, menerima hasil penggalangan Bulan Dana PMI tahun 2020 sebesar Rp 688 juta.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Penyerahan hasil bulan dana PMI 2020 dari Ketua Bulan Dana PMI Dandim 0702 Purbalingga Letkol Inf Decky Zulhas (dua dari kiri) kepada Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, Selasa (6/4/2021). 

Kemudian, penggunaanya diprioritaskan untuk membantu warga yang terdampak Covid-19, yang mengalami musibah kebencanaan dan untuk kegiatan sosial lain.

"Saya titip, agar bagaimana anggaran ini bisa digunakan dengan baik, transparan, bertanggung jawab, dan harus tepat sasaran," katanya.

Baca juga: Pasokan Tersendat, Stok Vaksin Covid di Kudus Tinggal 40 Vial. Hanya Cukup untuk 400 Orang

Baca juga: Larangan Mudik dan Bepergian Tak Efektif Tekan Kasus Covid, Begini Penilaian Epidemiolog Unsoed

Baca juga: Tak Hanya HP, Petugas Temukan Wajan dan Kompor di Sel Napi Lapas Pati saat Penggeledahan

Baca juga: 5 Berita Populer: Kata Disdikpora Kudus Soal Vaksinasi Siswa-Ratusan Kru PO Dedy Jaya Dirumahkan

Meski demikian, Bupati Tiwi juga langsung mengevaluasi hasil penghimpunan yang dilakukan sejumlah kordinator organisasi perangkat daerah (OPD).

Hinigga bulan dana PMI berakhir, ada dua OPD yang sama sekali tidak menyetorkan hasil, yakni Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) yang mengkoordinir kalangan obyek wisata dan hotel.

Kemudian, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) yang mengkoordinir penggalangan dana dari para rekanan jasa konstruksi.

Bupati juga meminta, pengurus PMI untuk menyiapkan penghargaan kepada perangkat daerah yang berhasil meningkatkan penghimpunan dananya untuk kegiatan sosial PMI.

"Misalnya, Koordinator PDAM yang tahun ini perolehannya meningkat tajam. Nanti, kami berikan penghargaan khusus atas kinerjanya," tambahnya.

Diungkapkan Tiwi, sejumlah sektor yang mengalami peningkatan dibanding penghimpunan 2019 adalah kordinator PDAM naik Rp 33,4 juta, kordinator Dinkop UKM naik Rp 2 juta, kemudian kordinator Dinpermasdes naik Rp 328.500, dan koordinator GOW naik Rp 60.000. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved