Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran 2021

Pemilik PO Dedy Jaya Terpaksa Merumahkan Ratusan Kru Bus, Muhadi: Berkaca Pengalaman Tahun Lalu

Muhadi mengatakan, dampak tersebut dapat dilihat dari larangan mudik Lebaran tahun lalu, pada 2020. 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Dr (HC) H Muhadi Setiabudi (61), pemilik usaha Dedy Jaya Group di Brebes, Jawa Tengah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES - Pengusaha bus asal Kabupaten Brebes, sekaligus pemilik PO Dedy Jaya, Muhadi Setiabudi berharap, pemerintah mempertimbangkan kembali keputusan larangan mudik Lebaran 2021. 

Ia menilai keputusan tersebut sangat berdampak bagi awak kru di semua perusahaan bus. 

Baca juga: Pemerintah Resmikan Gudang Sistem Resi Gudang Bawang Merah di Brebes, Ini Manfaatnya

Baca juga: Ingin Dongkrat Penjualan UMKM, Pemkab Brebes Studi Banding ke Purbalingga Lihat Program Tuka Tuku

Baca juga: Dragan Janjikan Laga PSIS Kontra PSM Makassar di 8 Besar Piala Menpora Menarik, Ini Alasannya

Baca juga: 6 Warga Jateng Ditangkap Densus 88, Diduga Terlibat Aksi Teror di Makassar dan Mabes Polri

Muhadi mengatakan, dampak tersebut dapat dilihat dari larangan mudik Lebaran tahun lalu, pada 2020. 

Karena larangan mudik tersebut akan menghentikan semua aktivitas awak kru. 

Mereka secara otomatis harus dirumahkan dan menganggur.

Muhadi menjelaskan, di perusahaannya total awak kru mencapai 2.000 orang. 

Lalu belum lagi awak kru di perusahaan-perusahaan bus yang lainnya. 

"Kalau sampai tidak diberangkatkan, maka kru ini banyak yang dirumahkan dan kehilangan lapangan pekerjaan."

"Mereka juga punya beban keluarga dan anak istri," kata Muhadi kepada Tribunbanyumas.com, Senin (5/4/2021). 

Muhadi berharap, arus mudik dan balik Lebaran tahun ini berjalan normal seperti sebelum-sebelumnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved