Breaking News:

Berita Semarang

DPRD Minta Pemkot Semarang Lakukan Operasi Pasar Jelang Ramadan untuk Jaga Harga Tak Melonjak

DPRD Kota Semarang mendorong Pemerintah Kota Semarang melakukan operasi pasar menjelang Ramadan.

TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
DPRD Kota Semarang menggelar dialog interaktif mengenai menjaga harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan, Senin (5/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - DPRD Kota Semarang mendorong Pemerintah Kota Semarang melakukan operasi pasar menjelang Ramadan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memastikan stok sembako dalam kondisi aman dan harga stabil.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Mualim dalam dialog interaktif bersama DPRD Kota Semarang, Senin (5/4/2021).

Mualim mengatakan, momen Ramadan dan Lebaran biasanya dimanfaatkan pedagang untuk menaikkan harga karena harga berapapun, masyarakat tentu akan membeli kebutuhan bahan pokok.

Maka, Pemerintah Kota Semarang harus melakukan tindakan, satu di antaranya operasi atau sidak pasar supaya pasar tradisional maupun toko modern tidak semaunya menaikkan harga.

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Kota Semarang Diprediksi Turun saat Ramadan, Dapat Pasokan dari Jatim dan Bali

Baca juga: Mortir Aktif Ditemukan di Perumahan Bukit Manyaran Permai Semarang, Diduga Peninggalan Belanda

Baca juga: Polisi Menggerebek Rumah di Sampangan Kota Semarang, Diduga Densus 88 Tangkap Terduga Teroris

Baca juga: Ini Risikonya Ngantuk Saat Berkendara, Mahasiswa Tabrak Pohon di Turunan Silayur Semarang

Menurutnya, harus ada campur tangan pemerintah dalam menekan harga kebutuhan pokok tetap stabil saat Ramadan dan Lebaran.

"Seandainya naik, yang wajar dan masuk akal, serta terjangkau oleh masyarakat. Apalagi, kondisi pandemi ini, perekonomian turun. Kondisi ini dirasakan oleh seluruh elemen, termasuk buruh dan pengusaha," ujarnya.

Selain untuk memastikan harga bahan pokok stabil, lanjut Mualim, operasi pasar juga bertujuan memastikan stok bahan pokok aman selama Ramadan dan Lebaran. Karena, umumnya, kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran cenderung meningkat.

Di sisi lain, dia menilai, perilaku masyarakat menjelang Ramadan dan Lebaran, terkadang tidak terkontrol.

Dia pun mengimbau masyarakat tidak berbelanja secara berlebihan dan tidak perlu menimbun stok bahan pokok di rumah.

"Jangan memborong karena takut kehabisan, tidak perlu menimbun di rumah. Ini yang perlu dipahami masyarakat," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved