Berita Jawa Tengah
Bulog Pasti Beli Gabah Petani Karanganyar, Harganya Rp 4.200 per Kilogram
Kesanggupan Bulog untuk menyerap gabah hasil panen para petani itu diwujudkan dalam bentuk kerja sama dan telah ditandatangani bersama di Karanganyar.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
"Khusus serap gabah untuk harga yang jatuh."
"Kalau di atas HPP, petani bisa setor ke Bulog bisa ke yang lain."
"Tinggal petani milih dijual ke luar yang lebih tinggi atau ke Bulog tetap dengan harga Rp 4.200 per kilogram (GKP)."
"Atau gabah kering giling (GKG) seharga Rp 5.300 per kilogram," ungkapnya.
Lanjut Nanang, sesuai aturan Bulog menyerap atau membeli hasil panen petani sepanjang kualitasnya sesuai ketentuan Permendag Nomor 24 Tahun 2020.
Dia menjelaskan, apabila ada hasil panen yang tidak sesuai dengan ketentuan tentu akan menjadi dilema.
Semisal kadar airnya melebihi ketentuan.
"Kami upayakan serap, tapi juga mengedukasi petani agar tidak terjadi harga jatuh atau harga murah."
'Sebaiknya ditunda jual."
"Petani keringkan gabah itu terlebih dahulu agar harga bisa naik."
"Kalau gabah kering giling beda juga hasilnya."
"Jauh lebih bagus, Rp 5.300 per kilogram," terangnya. (Agus Iswadi)
Baca juga: Imam Musala Dibacok Saat Salat Subuh, Istri Korban Meninggal, Kapolres Temanggung: Masalah Pribadi
Baca juga: RSUD Temanggung Cari Pegawai Kontrak, Dibuka 76 Formasi, Ini Syarat dan Rinciannya
Baca juga: Ingin Dongkrat Penjualan UMKM, Pemkab Brebes Studi Banding ke Purbalingga Lihat Program Tuka Tuku
Baca juga: Dinkes Jateng Periksa Ulang Sampel Penyintas Corona B117 Asal Brebes, Hasilnya Tunggu Sebulan Lagi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/gabah-kabupaten-karanganyar.jpg)