Breaking News:

Harga Cabai Meroket

Ayam Geprek Terpaksa Dijual Rp 10 Ribu, Imbas Tingginya Harga Cabai di Tegal

Yanti mengatakan, pihaknya juga menaikkan harga ayam gepreknya akibat tingginya harga cabai dalam beberapa bulan terakhir. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Seorang pedagang di Pasar Pagi Kota Tegal menunjukkan cabai rawit merah yang harganya sedang mahal, Kamis (11/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Tingginya harga komoditas cabai berdampak kepada unit usaha makanan. 

Banyak pedagang atau pemilik rumah makan yang mengurangi porsi cabai dalam pembuatan sambal. 

Ada juga yang tetap mempertahankan pedasnya namun harga makanan dinaikkan. 

Baca juga: Kepala Disperkim Digelontor 20 Pertanyaan Lebih, Dugaan Korupsi Revitalisasi Alun-alun Kota Tegal

Baca juga: Harga Cabai Rawit Naik Lagi di Tegal, Kini Rp 120 per Kilogram

Baca juga: Dalami Dugaan Korupsi Proyek Alun-alun Kota Tegal, Kejari Periksa Kepala Disperkim dan Kontraktor

Baca juga: Masih Dijumpai Parkir Liar di Jalan Pancasila Kota Tegal, Pemilik Kendaraan Juga Ditarik Karcis

Dampak tersebut juga berlangsung di wilayah Kota Tegal

Paling tinggi yaitu harga cabai rawit merah seharga Rp 120 ribu per kilogram. 

Seorang pedagang ayam geprek, Yanti (45) mengatakan, tingginya harga cabai rawit merah cukup membuatnya pusing. 

Saat ini satu cabai rawit merah harganya Rp 1.000. 

Sementara untuk membuat selera pedas masyarakat rata-rata membutuhkan tiga sampai lima cabai

"Jadi kami buat sambal gepreknya cabai rawit merah dengan cabai merah keriting."

"Itu tetap pedas dan ini bagian dari antisipasi saja," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (17/3/2021). 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved