Berita Tegal

Dalami Dugaan Korupsi Proyek Alun-alun Kota Tegal, Kejari Periksa Kepala Disperkim dan Kontraktor

Kejari Kota Tegal memeriksa Kepala Disperkim ES dalam kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi Alun-alun Kota Tegal.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Kantor Kejaksaan Jalan Kolonel Sugiono, Kota Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tegal memeriksa Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) ES dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) proyek revitalisasi Alun-alun Kota Tegal, Senin (15/3/2021).

Selain ES, penyidik kejari juga memeriksa konsultan pengawas proyek berinisial AH dan kontraktor sekaligus direktur dari PT Bintang Rama Perdana, BM.

Sebelumnya, kejaksaan juga memeriksa enam Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kasus sama.

Mereka di antaranya bertugas sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) dan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP).

Kasi Intel Kejari Kota Tegal Ali Mukhtar mengatakan, pemeriksaan ES hanya berlangsung 30 menit dan ditunda untuk dijadwalkan ulang.

"Tadi, ada 12 pertanyaan untuk ES. Belum ada yang spesifik. Masih riwayat pekerjaan, pendidikan, dan tupoksinya sebagai kepala dinas," kata Ali, Senin.

Baca juga: Wali Kota Tegal Dedy Yon Lantik 284 ASN Secara Virtual, Dibagi di 6 Lokasi

Baca juga: Masih Dijumpai Parkir Liar di Jalan Pancasila Kota Tegal, Pemilik Kendaraan Juga Ditarik Karcis

Baca juga: Tergelincir, Truk Bermuatan Sekam Terguling di Titik Jalan Ambles di Jalur Clirit View Tegal

Baca juga: Benang Rayon Kok Harganya Tidak Wajar, Pengusaha Asal Tegal Ini Sebut Jika Dibiarkan Rawan PHK

Ali mengatakan, pemeriksaan juga sudah dilakukan kepada AH yang bertugas sebagai konsultan pengawas.

Pihaknya mempertanyakan fungsi yang bersangkutan sebagai pengawas pekerjaan.

Ia mengatakan, pertanyaan yang diajukan seputar bagaimana pengawasan dari pekerjaan masih nol sampai 100 persen.

Termasuk, pencairan dana, progres pekerjaan mingguan dan pekerjaan bulanan.

Kemudian, menurut Ali, yang terakhir adalah BM, sebagai kontraktor sekaligus direktur PT Bintang Rama Perdana.

"Pemeriksaan kontraktor juga ditunda karena yang bersangkutan belum bawa data dan berkas-berkas," jelasnya.

Baca juga: Unik, Tiga Anak di Kudus Ini Diberi Nama Merek Mobil. Ini Maksud Orangtua

Baca juga: Harga Emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Semarang Pagi Ini, 16 Maret 2021 Rp 931.000 Per Gram

Baca juga: Serunya Beri Makan Monyet Ekor Panjang di Candi Batur Pemalang, Kegiatan Melepas Penat di Perjalanan

Ali menjelaskan, setelah tiga orang tersebut selesai diperiksa, masih ada pemeriksaan beberapa saksi lain.

Mereka yang akan dipanggil, bertugas di bagian pengadaan.

Seperti bagian pengadaan saluran, taman, dan urugan tanah.

"Jika pekan ini selesai semua, pekan depan, rencananya akan ada gelar perkara," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved