Harga Cabai Menggila

Harga Cabai Rawit Naik Lagi di Tegal, Kini Rp 120 per Kilogram

Dua hari terakhir ini harga cabai rawit merah langsung naik dari Rp 110 ribu menjadi Rp 120 ribu per kilogram di Kota Tegal.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Cabai di Pasar Pagi Kota Tegal, Selasa (16/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Harga cabai rawit merah atau setan di Kota Tegal, naik lagi hingga Rp 120 ribu per kilogram. 

Kenaikan baru berlangsung sekira dua hingga tiga hari terakhir. 

Sebelumnya harga cabai rawit merah berada di angka Rp 110 ribu per kilogram. 

Baca juga: Dalami Dugaan Korupsi Proyek Alun-alun Kota Tegal, Kejari Periksa Kepala Disperkim dan Kontraktor

Baca juga: Benang Rayon Kok Harganya Tidak Wajar, Pengusaha Asal Tegal Ini Sebut Jika Dibiarkan Rawan PHK

Baca juga: Masih Dijumpai Parkir Liar di Jalan Pancasila Kota Tegal, Pemilik Kendaraan Juga Ditarik Karcis

Baca juga: Anak Punk Makin Resahkan Pengendara, Satpol PP Kota Tegal: Sering Meminta Uang Secara Paksa

Seorang pedagang di Pasar Pagi Kota Tegal, Isah (38) mengatakan, dua hari terakhir ini harga cabai rawit merah langsung naik dari Rp 110 ribu menjadi Rp 120 ribu per kilogram. 

Ia mengatakan, harga cabai saat ini tidak bisa diprediksi. 

Dalam hitungan hari bisa naik tinggi dan juga bisa turun. 

"Hitungan hari bisa naik turun seketika, tidak bisa diprediksi."

"Ini saja sebelumnya Rp 85 ribu per kilogram, naik jadi Rp 120 ribu."

"Sudah turun Rp 110 ribu, ini naik lagi Rp 120 ribu per kilogram," kata Isah kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (16/3/2021). 

Isah mengatakan, belum ada harga cabai yang dikategorikan normal. 

Karena untuk cabai rawit merah saja normalnya itu Rp 50 ribu per kilogram. 

Menurut Isah, harga cabai lainnya pun belum turun.

Harga cabai rawit hijau Rp 40 ribu per kilogram, normalnya Rp 25 ribu per kilogram. 

Cabai merah keriting Rp 50 ribu per kilogram, normalnya Rp 30 ribu per kilogram. 

Cabai hijau Rp 22 ribu per kilogram, normalnya Rp 15 ribu per kilogram. 

Ia mengatakan, untuk pasokan cabai di Kota Tegal sendiri didapat dari pasar besar di daerah tetangga. 

Seperti di Pasar Banjaran Kabupaten Tegal, pasar di Brebes, dan Pemalang. 

"Kami pedagang hanya bisa pasrah."

"Ini karena cuaca di musim penghujan juga," ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: Gudang Bulog Blora Siap Serap Gabah Petani Rp 5.300, Ini Syarat dan Ketentuannya

Baca juga: Maling Motor Ini Lagi Apes, Alami Kecelakaan Saat Kabur Seusai Tipu Tukang Ojek di Todangan Blora

Baca juga: PSIS Semarang Jelang Piala Menpora, Pemain Senior Mulai Berdatangan, Ini Daftarnya

Baca juga: Dragan Djukanovic Sudah Tiba di Indonesia, Ini Tanggal Perkiraan Gabung Bersama PSIS Semarang

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved