Breaking News:

Berita Banyumas

Kamera Pengawas Dipasang di 4 Persimpangan di Banyumas, Tilang Elektronik Siap Diberlakukan

Kantor Satlantas Polresta Banyumas pun mulai menyiapkan diri menerapkan tilang elektronik dengan memasang kamera di empat titik.

TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Kasatlantas Polresta Banyumas Kompol Ryke Rhimadila, ditemui di kantornya, Rabu (24/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) akan diberlakukan secara nasional mulai Maret 2021.

Kantor Satlantas Polresta Banyumas pun mulai menyiapkan diri menerapkannya, di antaranya memasang empat kamera CCTV di lokasi rawan pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.

Keempat kamera CCTV tersebut akan dipasang di empat persimpangan di perkotaan Purwokerto.

"Ada empat titik pemberlakuan ETLE dengan memasang sejumlah kamera CCTV, yaitu di Simpang Sawangan, Aston, Karangkobar, dan Omnia," ujar Kasatlantas Polresta Banyumas, Kompol Ryke Rhimadila kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (24/2/2021).

Baca juga: Selamat, Wakil Bupati Sadewo Tri Lastiono Terpilih sebagai Ketua PMI Banyumas Periode 2021-2026

Baca juga: Vaksinasi Tahap Dua di Banyumas Dimulai Hari Ini, Baru Datang 12.750 Dosis

Baca juga: Ambulans Bawa Jenazah Trabrakan dengan Truk Tronton di Kemranjen Banyumas, Sopir Meninggal

Baca juga: Napi Lapas Purwokerto Jalankan Bisnis Narkoba: Berkedok Jual Beli Burung, Keuntungan Dibelikan Rumah

"Pertimbangannya, empat simpang ini paling ramai di Purwokerto," imbuh dia.

Ryke mengatakan, di Purwokerto, ada 26 titik lokasi yang dilengkapi kamera pengawas CCTV dari Dinas Perhubungan.

"Itu, nanti bisa dimanfaatkan. ETLE itu bukan hanya dari pantauan CCTV tetapi melalui rekaman atau foto dari netizen, kalau memang terlihat ada pelanggaran, bisa dilaporkan. Yang penting, foto atau videonya itu menampakkan adanya pelanggaran," katanya.

Kasatlantas mengatakan, pemberlakuan ETLE di Banyumas masih menunggu perintah sembari melakukan penindakan secara langsung, seperti biasanya.

Ryke pun mengimbau masyarakat segera mengganti nama kepemilikan kendaraan dengan nama asli si pemilik.

Karena, jika nantinya ada pelanggaran lalu lintas, pihak kepolisian akan menghubungi si pemilik kendaraan sesuai data yang terinput dalam sistem ETLE tersebut. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Setelah Disuntik Vaksin, Pegawai Bank di Blora Ini Jatuh Pingsan. Ini Dugaan Pemicunya

Baca juga: Dikira Meninggal, Warga Kambangan Kudus Ternyata Masih Tidur saat Longsor Menimpanya

Baca juga: Ganti Pangkalan Truk Banyuputih, Dishub Batang Siapkan Kantong Parkir di Jalur Pantura

Baca juga: Jatah Vaksin Covid-19 Terbatas, Vaksinasi 11 Ribu Guru di Kendal Tertunda

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved