Vaksinasi Tahap Kedua
Target DKK Karanganyar: 9 Ribu Dosis Sudah Disuntikkan Hingga Awal Maret 2021
Hingga saat ini tercatat ada 2.281 nakes di Kabupaten Karanganyar yang belum menerima vaksin dan data itu kemungkinan masih bertambah.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - DKK Karanganyar menargetkan penyuntikan 9.000 dosis vaksin untuk sasaran nakes dan petugas pelayanan publik selesai pada awal Maret 2021.
Sekretaris DKK Karanganyar, Purwati menyampaikan, dosis yang telah diterima dinas tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan vaksinasi para nakes yang sempat tertunda.
Sebagian lainnya untuk petugas pelayanan publik.
Baca juga: 15 Jiwa Terpaksa Diungsikan, 3 Pondasi Rumah Warga Dusun Teken Karanganyar Tergerus Sungai Grompol
Baca juga: Ilyas Akbar Al Madani, Ketua Partai Golkar Karanganyar Periode 2021-2025, Terpilih Secara Aklamasi
Baca juga: 127 Ribu Lansia di Karanganyar Bakal Terima Vaksin Covid-19 Tahap Kedua
Baca juga: Mahasiswa Asal Blora Ini Jambret Handphone di Karanganyar, Korban Lagi Gunakan Aplikasi GPS
Hingga saat ini tercatat ada 2.281 nakes yang belum menerima vaksin dan data itu kemungkinan masih bertambah.
Pasalnya, masih ada nakes yang belum terdaftar di Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK).
"Hari ini sudah dimulai, menyelesaikan nakes terlebih dahulu."
"Petugas pelayanan publik dimulai besok, Rabu (24/2/2021) secara bertahap," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (23/2/2021).
Dia menuturkan, target sasaran vaksinasi tahap kedua ini ada sekira 165 ribu penerima.
Mayoritas didominasi sasaran lansia.
Sisanya petugas pelayanan publik seperti TNI, Polri, tokoh agama, DPRD, jurnalis, dan lainnya.
Pengambilan vaksin akan dilakukan secara bertahap sembari menunggu kiriman dosis dari pemerintah Pusat kepada Pemprov Jateng.
Dinas telah menyerahkan data sasaran penerima vaksin kepada fasyankes yang telah disiapkan.
Di sisi lain, dinas juga telah bersurat kepada instansi serta OPD guna memberitahukan jadwal vaksinasi dan lokasinya.
"Target pekan ini selesai penyuntikan pertama."
"Baik nakes dan petugas pelayanan publik."