Breaking News:

Berita Pemalang

Warga Sugihwaras Pemalang Temukan Mayat Bayi di Pantai, Masih Ada Tali Pusar

Warga Dukuh Wirasa, Keluarahan Sugihwaras, Pemalang, digegerkan penemuan jenazah bayi laki-laki, Minggu (21/2/2021).

Penulis: budi susanto
Editor: rika irawati
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi mayat bayi 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Warga Dukuh Wirasa, Keluarahan Sugihwaras, Pemalang, digegerkan penemuan mayat bayi laki-laki, Minggu (21/2/2021).

Jenazah bayi yang ditemukan warga di pantai sekitar desa pada pagi hari itu, masih utuh dengan tali pusar. Warga pun langsung melapor ke pihak berwajib.

Usai mendapat laporan, pihak berwajib langsung datang dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit terdekat.

Rohim (30), warga Desa Sugihwaras, mengatakan, saat ditemukan, jenazah bayi dalam posisi tengkurap.

"Di samping jenazah ada plastik hitam, tali pusarnya juga masih menempel di badan jenazah," jelasnya, Minggu.

Baca juga: Prinsip Tukang Becak di Pemalang Ini Diancungi Jempol, Suparji: Miskin Tapi Mental Saya Orang Punya

Baca juga: Cegah Covid, Petugas Cek Suhu Tubuh Setiap Calon Penumpang di Terminal dan Stasiun Pemalang

Baca juga: Berakhir Damai, Pembakar Rumah dan Mobil di Pulosari Pemalang Minta Maaf. Dipicu Usaha Rental

Baca juga: Banjir Genangi Tiga Kecamatan di Pemalang, Warga: Air Masuk Sejak Selasa Petang

Warga pun tak tega melihat jenazah bayi yang diperkirakan baru dilahirkan tersebut.

"Kasihan sekali kondisinya, yang membuang sangat tega," katanya.

Sementara itu, pihak berwajib telah melakukan autopsi pada jenazah bayi yang ditemukan warga di pesisir Desa Sugihwaras itu.

Pemeriksaan dilakukan di RSUD Dr Ashari Pemalang. Setelah diautopsi, jenazah dimakamkan di TPU Desa Sugihwaras sekitar pukul 15.00 WIB.

Bhabinkantibmas Sugihwaras, Polsek Pemalang, Aiptu Fahrudin Ali Ahmad, menerangkan, pihak medis juga telah melakukan tes DNA.

"Tim medis juga mengambil sempel DNA untuk dianalisa," imbuhnya.

Aiptu Fahrudin, menduga, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap yang kelahirannya tidak diinginkan.

"Kemungkinan, bayi malang itu berusia dua hari dan disinyalir hasil hubungan gelap, lalu sengaja dibuang orangtuanya," tambahnya. (*)

Baca juga: 3.101 Orang Masih Mengungsi, Ini Titik Pengungsian Korban Banjir di Kota Pekalongan

Baca juga: Begini Cara Tepat Membuang Masker Sekali Pakai agar Tak Menimbulkan Masalah Baru Kesehatan

Baca juga: Masih Pendataan, Vaksinasi Covid Tahap Dua bagi Pelayan Publik di Kabupaten Kendal Belum Dijadwalkan

Baca juga: Hanyut di Kali Kutho Kendal Sepekan Lalu, Pelajar Ini Ditemukan di Demak dalam Kondisi Tewas

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved