Berita Jawa Tengah
Komang Gede Irawadi Jadi Plh Bupati Blora, Djoko Nugroho Purna Tugas Mulai Besok Rabu
Penunjukan Komang Gede Irawadi jadi Plh Bupati Blora akan berlangsung pada Rabu (17/2/2021), menyusul berakhirnya jabatan Bupati Blora, Djoko Nugroho.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Sekda Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Blora.
Penunjukan itu akan berlangsung pada Rabu (17/2/2021), menyusul berakhirnya jabatan Bupati Blora, Djoko Nugroho.
Jabatannya sebagai Plh itu akan berlangsung sampai pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.
Baca juga: Panjang Runway Bandara Ngloram Cepu Ditambah 100 Meter, Pemkab Blora: Proses Pembebasan Lahan
Baca juga: Akhiri 10 Tahun Jabatan Bupati Blora, Kokok Pamit: Mari Dukung Pak Arief dan Bu Etik
Baca juga: Aksi Kelima Ini Jadi yang Terakhir, Komplotan Pencuri di Blora Akhirnya Ditangkap Polisi
Baca juga: Petugas KPH Cepu Disekap Para Pelaku, Begini Kronologi Kasus Pembalakan Liar di Blora
Kata Komang, rencana pelantikan pasangan Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati akan berlangsung pada 25 Februari 2021.
Meski begitu, lanjut Komang, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan surat resmi dari Gubernur terkait posisinya yang akan menjabat sebagai Plh.
Namun sebelumnya sudah ada arahan dari Dirjen Otda Kemendagri terkait Sekda yang secara otomatis menjabat sebagai Plh sampai pasangan terpilih dilantik.
“Dari video conference dengan Ditjen Otda, harus ada Plh, Sekda secara devinitif menjadi Plh sesuai aturan."
"Kalau demikian, pada Rabu (17/2/2021) sudah tidak ada Bupati."
"Sehingga nanti harus ada serah terima antara Bupati dengan pihak Plh."
"Serah terima rencana dilaksanakan Rabu (17/2/2021), pukul 09.00,” ujar Komang kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (16/2/2021).
Selama menjabat sebagai Plh, Komang tidak bisa mengambil kebijakan strategis.
Jabatannya sebagai Plh juga hanya berlangsung hitungan hari.
Oleh sebab itu, dia akan terus menjalin komunikasi dengan Bupati terpilih, Arief Rohman.
“Ini kan hanya mengisi kekosongan,” tandas Komang.
Komunikasi yang terjalin dengan Arief saat dia menjabat Plh, tidak lain karena jabatan Bupati secara definitif menjadi milik Arief.