Breaking News:

Berita Temanggung

Gemuruh Masih Terdengar dari Kawah Gunung Sindoro, Bupati Temanggung Minta Warga Tetap Siaga

Bupati Temanggung M Al Khadziq mengimbau pemerintah desa di sekitar wilayah Gunung Sindoro segera menyipakan rencana kontingensi bencana.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Petugas Pos Pengamatan Gunung Berapi Sindoro-Sumbing melakukan pengamatan langsung di kawah Sindoro, Sabtu (13/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Bupati Temanggung M Al Khadziq mengimbau pemerintah desa di sekitar wilayah Gunung Sindoro segera menyipakan rencana kontingensi bencana terkait peningkatan aktivitas vulkanis gunung tersebut.

Persiapan tersebut penting untuk menghadapi kondisi tak terduga dan kegawatdaruratan yang bisa timbul kapan saja akibat aktivitas gunung tersebut.

Langkah ini, menurut Al Khadziq, juga upaya menyiapsiagakan warga menghadapi bencana, yang bisa datang dalam waktu dekat.

Meskipun, hingga saat ini, status Gunung Sindoro masih berada dalam level I atau normal.

"Saya ajak (warga) siap siaga. Tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan demi ketahanan kita dalam menghadapi bencana yang tidak bisa diduga. Saya berharap, tidak terjadi bencana," terangnya di Temanggung, Senin (15/2/2021).

Baca juga: Aktivitas Vulkanis Gunung Sindoro Meningkat, BPBD Temanggung: Warga Tetap Tenang Saja

Baca juga: Sehari Bisa Capai 48 Kali Gempa Vulkanik di Gunung Sindoro Temanggung, PVMBG: Kondisi Masih Normal

Baca juga: Pemkab Temanggung Ajukan Program Revitalisasi Kota Pusaka Parakan, Nilainya Capai Rp 10 Miliar

Baca juga: Tahun Ini Pemkab Temanggung Ajukan Usulan Rekrut 3.000 Pegawai Setara PNS

Petugas Pos Pengamatan Gunung Berapi Sindoro-Sumbing, Yuli Rahmatulloh menjelaskan, berdasarkan pengamatan langsung di puncak Gunung Sindoro pada Sabtu (13/2/2021) malam, hasil visual tidak menunjukkan adanya peningkatan atau perubahan pada kawah.

Kata Yuli, hasil pemantauan langsung di wilayah kawah Sindoro terpantau cuaca berawan mendung dengan kecepatan angin kencang.

Selain itu, warna asap putih tipis setinggi 10 meter dari atas kawah memiliki tekanan lemah.

"Bau belerang sedang dan suara gemuruh terdengar sedang hingga kuat. Sehingga, disimpulkan, tidak ada peningkatan aktivitas atau perubahan kawah," terangnya.

Aktivitas masyarakat di wilayah kaki Gunung Sindoro pun masih berjalan normal. (*)

Baca juga: Jelang Liga 1 Musim 2021, Pelatih PSIS Semarang Siap Sodorkan Daftar Pemain Incaran ke Manajemen

Baca juga: 680 Hektare Sawah Terendam Banjir, Bupati Pati Minta Pusat Tuntaskan Normalisasi Sungai Juwana

Baca juga: Pelantikan Bupati Kebumen Ditunda Akhir Februari, Begini Komentar Bupati Terpilih Arif Sugiyanto

Baca juga: 5 Berita Populer: Ketua DPRD Kudus Urug Jalan Banjir-Dieng Dikepung Longsor

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved