Berita Jawa Tengah
Amrullah Terbangun Begitu Genting Rumahnya Berhamburan, Angin Puting Beliung di Kendal
Sekdes Sendang Dawung, Budi Ristanto mengatakan, ada sekira 38 rumah milik warganya yang rusak akibat angin puting beliung.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Angin puting beliung menerjang Desa Sendang Dawung dan Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Senin (8/02/2021) dini hari.
Akibatnya, sekira 53 rumah di dua desa tersebut rusak.
Kini warga di Desa Sendang Dawung dan Desa Truko tengah bekerja bakti untuk memperbaiki rumah-rumah yang gentingnya rusak.
• Truk Gandeng Terguling di Jalan Pantura Kendal, Ratusan Kardus Berisi Sabun Cuci Berserakan
• Jalur Pantura Kendal Lumpuh Terendam Banjir, Mobil Kecil dan Motor Diminta Putar Balik
• Pasar Darurat Weleri Tahap Awal Selesai Akhir Februari, Disdag Kendal: Ada 600 Pedagang Aktif
• Banjir dan Longsor Kepung Kendal, Ratusan Rumah Terdampak, Mayoritas Karena Air Sungai Meluap
Amrullah (50), warga Desa Sendang Dawung mengatakan, angin puting beliung menerjang pada Senin (8/2/2021) sekira 01.45.
Kala itu, Amrullah sudah tertidur.
“Saya terbangun ketika angin kencang menghamburkan genting rumah,” kata Amrullah seperti dilansir dari Kompas.com, Senin (8/2/2021).
Meski rumahnya rusak, seluruh anggota keluarga Amrullah dalam keadaan selamat.
Sedangkan Pujo, warga Desa Sendang Dawung lainnya mengatakan, angin puting beliung telah merobohkan sejumlah pohon di sekitar rumahnya.
Sekdes Sendang Dawung, Budi Ristanto mengatakan, ada sekira 38 rumah milik warganya yang rusak akibat angin puting beliung.
Sebanyak 25 rumah di Dusun Sabeo, 8 rumah di Dusun Sendangwetan, dan 5 rumah di Dusun Dawung yang mengalami kerusakan.
“Kerusakan kebanyakan pada atap rumah warga,” sebut Budi.
Menurut Budi, angin puting beliung di desanya tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun saat angin puting beliung datang sempat membuat warga yang sedang tidur sempat panik.
“Pemdes langsung melaporkan kejadian ini ke Pemerintah Kecamatan Kangkung dan BPBD Kabupaten Kendal,” ucapnya.
Terkait dengan hal itu, Kalakhar BPBD Kabupaten Kendal, Sigit Sulistiyo menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan adanya puting beliung itu.