Breaking News:

Penanganan Corona

Tidak Pakai Masker Langsung Dirapid Test di Klirong Kebumen, Cara Lain Bikin Warga Sadar Prokes

Polsek Klirong punya cara tersendiri untuk mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan, tak bermasker langsung dirapid test.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
POLRES KEBUMEN
Operasi yustisi yang dilakukan tim gabungan di Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Jumat (5/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Berbagai cara dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, agar warga masyarakat patuh menerapkan protokol kesehatan

Di antaranya dengan menggelar operasi yustisi pendisiplinan adaptasi kebiasaan baru secara masif hingga tingkat kecamatan.

Demikian halnya Polsek Klirong bersama gugus tugas kecamatan, rutin menggelar operasi yustisi ataupun sosialisasi tentang protokol kesehatan.

Bendahara Pemkab Kebumen Minta Maaf, Gaji dan TPP ASN Bulan Januari Telat. Ini Penyebabnya

Pantai Menganti Kebumen Sudah Dibuka Lagi, Polisi: Operasi Yustisi Juga Kami Ditingkatkan

Pemuda di Kebumen Ini Nyabu Katanya Biar Kuat Saat Bikin Telur Asin

Diduga Depresi, Pria Asal Kebumen Ini Akhiri Hidupnya, Sengaja Tiduran di Rel Saat KA Melintas

Tetapi Polsek Klirong punya cara tersendiri untuk mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan

Warga yang terjaring operasi yustisi, yang tak mengenakan masker saat itu juga langsung dites cepat (rapid test). 

"Hasilnya lumayan dirasakan, masyarakat menjadi lebih tertib," jelas Kasubbag Humas Polres Kebumen, Iptu Sugiyanto kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (5/2/2021).

Warga yang dirapid test dengan hasil reaktif selanjutnya diserahkan kepada gugus tugas desa dimana ia tinggal.

Dia mengatakan, tujuan rapid test untuk pelanggar bagus, yakni agar masyarakat lebih disiplin. 

"Yang reaktif akan dikarantina mandiri, dengan melibatkan Jogo Tonggo," imbuhnya. 

Dari operasi yustisi yang digelar pada Kamis (4/2/2021), di Pasar Bendogarap dan Balai Desa Bendogarap Klirong, pihaknya sedikitnya mengamankan 10 warga karena tak mengenakan masker. 

Dari 10 warga yang dirapid, 2 di antaranya reaktif. 

Selanjutnya, warga yang reaktif itu dilaporkan ke gugus tugas desa untuk dilakukan karantina mandiri. (Khoirul Muzakki)

Lihat Motor Tak Dikunci Setang, Warga Cilongok Banyumas Gondol Motor di Depan Warung Bebek Geseng

RSUD Margono Soekarjo Purwokerto Borong Tiga Penghargaan Inovasi Publik Jateng

Warga Karanganyar Masih Tetap Bisa Pergi ke Pasar, Tak Terapkan Aturan Jateng di Rumah Saja

Maksud Jateng di Rumah Saja Menurut Wali Kota Tegal: Libur Dua Hari itu Tidak Datang dan Bertamu

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved