Jateng di Rumah Saja

Pemkot Tegal Sudah Siapkan 26 Ribu Paket Sembako, Dibagikan Paling Lambat Jumat

Jaring pengaman sosial tersebut akan menyasar kepada masyarakat tidak mampu sesuai data Dinsos Kota Tegal untuk kebutuhan dua hari.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi (tengah). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pemkot Tegal akan membagikan jaring pengaman sosial (JPS) berupa sembako sebelum pemberlakuan ' Jateng di Rumah Saja', pada Sabtu (6/2/2021) dan Minggu (7/2/2021). 

Jaring pengaman sosial tersebut akan menyasar kepada masyarakat tidak mampu sesuai data Dinsos Kota Tegal.  

Belajar Keikhlasan dari Kapsin, Ini Sosok Pria Penjaga Perlintasan KA Tanpa Palang di Kota Tegal

Dukung Jateng di Rumah Saja, Wakil Wali Kota Tegal Siap Tutup Mal dan Tempat Wisata di Akhir Pekan

Cerita Pengusaha Kue Keranjang di Kota Tegal, Tidak Kurangi Karyawa Meski Pesanan Menurun 20 Persen

Buron Empat Bulan, Pelaku Curanmor di Tegal Tertangkap, Hendak Beraksi Lagi di Bantul Yogyakarta

Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengatakan, ada bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu sebelum pemberlakuan ' Jateng di Rumah Saja'. 

Penerima bantuan tersebut jumlahnya sekira 26 ribu orang. 

Jumlah tersebut sesuai data dari Dinsos Kota Tegal.  

"Sasarannya seperti yang pernah dibagikan."

"Ada sekira 26 ribu orang," kata Jumadi kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (3/2/2021). 

Jumadi menjelaskan, selama pemberlakuan ' Jateng di Rumah Saja', semua pusat keramaian dan tempat publik akan ditutup. 

Mulai dari pasar, mal, pariwisata, dan tempat rekreasi.

Selain itu juga akan diberlakukan penutupan akses jalan dan pemadaman lampu penerangan jalan umum. 

Jumadi mengimbau, masyarakat bisa memanfaatkan waktu sebelum hari H untuk berbelanja kebutuhan pokok. 

Hal itu bertujuan agar kebutuhan pokok selama di rumah dua hari dapat terpenuhi. 

"Mumpung masih ada waktu."

"Silakan berbelanja terlebih dahulu untuk kebutuhan dua hari ke depan selama di rumah," ungkapnya. 

Jumadi mengatakan, masyarakat harus ikut serta menyukseskan program ' Jateng di Rumah Saja' dari pemerintah provinsi.  

Ia menilai kebijakan tersebut menjadi terobosan yang bagus untuk diimplementasikan. 

Dia berharap, ' Jateng di Rumah Saja' dapat berlangsung efektif dan bisa menekan angka penyebaran Covid-19. 

"Ayo sama-sama sukseskan program ini."

"Bersama jadikan Jawa Tengah, khususnya Kota Tegal sebagai contoh dalam menghadapi pandemi Covid-19," pesannya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Pemuda di Kebumen Ini Nyabu Katanya Biar Kuat Saat Bikin Telur Asin

Pendatang Masuk Cilacap Wajib Bawa Hasil Rapid Test Antigen, Wilayah Perbatasan Bakal Dijaga

Gerakan Jateng di Rumah Saja di Banyumas, Pasar Tradisional Tetap Buka dalam Penjagaan Petugas

RS Ortopedi Purwokerto Kena Tipu, Beli MRI Tidak Sesuai Perjanjian, Direktur PT TAM Jadi Tersangka

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved