Breaking News:

Penanganan Corona

Dukung Jateng di Rumah Saja, Wakil Wali Kota Tegal Siap Tutup Mal dan Tempat Wisata di Akhir Pekan

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi mengatakan, Kota Tegal siap menerapkan kebijakan Jateng di Rumah Saja.

TRIBUNBANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wakil Wali Kota Tegal Jumadi saat ditemui di Tegal, Minggu (31/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berencana menerapkan kebijakan Jateng di Rumah Saja untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

Kebijakan itu rencananya diterapkan selama dua hari, Sabtu-Minggu (6-7/2/2021).

Selama dua hari itu, masyarakat di wilayah Jawa Tengah diminta tidak bepergian namun beraktivitas di rumah guna mencegah terjadinya kerumunan.

Rencananya, pusat-pusat keramaian juga akan diminta tutup, semisal pariwisata, toko, dan pasar.

Cerita Pengusaha Kue Keranjang di Kota Tegal, Tidak Kurangi Karyawa Meski Pesanan Menurun 20 Persen

Buron Empat Bulan, Pelaku Curanmor di Tegal Tertangkap, Hendak Beraksi Lagi di Bantul Yogyakarta

Pengunjung Kecele di Cinepolis Pasific Mall Tegal, Pembukaan Bioskop Ternyata Ditunda

Pantai Alam Indah Tegal Dilengkapi Warung Literasi, Pemkot Tegal Ingin Minat Baca Warga Meningkat

Menanggapi rencana kebijakan tersebut, Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi mengatakan, Kota Tegal siap menerapkan kebijakan itu.

Pihaknya menilai, gerakan di rumah saja dapat efektif menekan kasus Covid-19 di Jawa Tengah.

"Tentu, kami akan ikuti arahan dari gubernur. Kami juga siap mendukung. Terlebih, itu salah satu upaya menekan kasus Covid-19 di Jawa Tengah," kata Jumadi kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (2/2/2021).

Jumadi berharap, kebijakan tersebut efektif dan berhasil menekan angka Covid-19 sesuai yang diharapkan.

Pihaknya juga mengaku siap meliburkan sejumlah tempat publik, di antaranya wisata, pasar, mal, dan tempat keramaian lain.

Ia mengimbau, masyarakat di Kota Tegal ikut serta dalam menyukseskan kebijakan Jateng di Rumah Saja.

"Kami masih menunggu surat edarannya. Kalau sudah keluar, kami secepatnya melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak," jelasnya. (*)

Ditetapkan Jadi Tersangka, Warga Pembacok Terduga Pencuri Hingga Tewas

Pendatang Masuk Cilacap Wajib Bawa Hasil Rapid Test Antigen, Wilayah Perbatasan Bakal Dijaga

Gandeng Ponpes Alif Baa, Kapolres Banjarnegara Coba Berikan Pekerjaan Buat Nenek Diduga Pencopet

Dua Pekan Tambah 108 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Pemalang

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved