Berita Banyumas
Ini Tanggapan Warga, Rencana Pemadaman LPJU di Purwokerto Saat Jam Malam
Terkait rencana mematikan LPJU di wilayah perkotaan di Purwokerto menuai banyak tanggapan, baik yang mendukung ataupun sebaliknya.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Penyekatan jalan di wilayah perkotaan Purwokerto dinilai kurang efektif oleh Pemkab Banyumas.
Oleh karena itu, Bupati Banyumas, Achmad Husein mengusulkan untuk mematikan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).
Bupati mengusulkan LPJU agar dimatikan selama penerapan jam malam.
• Lantik TP PKK Kecamatan, Ketua TP PKK Banyumas Minta Kader Jadi Contoh Prokes dan Tak Takut Divaksin
• Serahkan Bantuan di Kembaran, Wabup Banyumas Juga Ajak Warga Tak Takut Divaksin Covid
• Siap-siap, Lampu Penerangan Jalan di Purwokerto Kota Bakal Dipadamkan saat Malam. Ini Alasannya
• Berbekal Baterai dan Sling Baja, Mahasiswa Unsoed Purwokerto Ciptakan Alat Deteksi Dini Longsor
Rencananya LPJU akan dimatikan mulai pukul 21.00 hingga pukul 04.00.
"Penyekatan jalan kurang efektif, LPJU dimatikan saja pukul 21.00 hingga pukul 04.00."
"Tetapi harus koordinasi dengan pihak kepolisian dan Dinhub terlebih dahulu," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (29/1/2021).
Terkait rencana mematikan LPJU di wilayah perkotaan tersebut menuai banyak tanggapan, baik yang mendukung ataupun sebaliknya.
Seorang warga Purwokerto, Mahdi (25) mengatakan, jika hal tersebut untuk kebaikan bersama maka tidak masalah.
"Ya, kalau misal untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 tidak masalah."
"Tapi baiknya agar setiap simpang juga bisa untuk dijaga."
"Untuk memastikan jika memang tidak ada yang melanggar jam malam, bukan dimatikan saja," terangnya.
Pandangan lain datang dari seorang sopir ojek online di Purwokerto, Krisna.
Dia mengatakan jika LPJU dimatikan maka akan mengkhawatirkan pengguna jalan.
"Kalau LPJU dimatikan dikhawatirkan malah rawan kecelakaan."
"Apalagi sopir ojek online sering juga narik malam-malam, mesti kadang tidak menentu dan tergantung orderan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (29/1/2021).