Berita Viral
Viral Video Remaja Mesum di Pinggir Waduk Gunungrowo Pati, Camat Langsung Kumpulkan Pedagang
Mereka melakukan perbuatan asusila tersebut di gazebo bambu di sebuah warung yang berada di pinggir waduk.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Video dan gambar adegan mesum sepasang muda-mudi di area Waduk Gunungrowo, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, ramai di media sosial Facebook dan Whatsapp.
Dalam video dan gambar tersebut, tampak dua remaja tengah berhubungan badan layaknya suami istri.
Mereka melakukan perbuatan asusila tersebut di gazebo bambu di sebuah warung yang berada di pinggir waduk.
Ditemui di kantornya, Rabu (20/1/2021), Camat Gembong Cipto Mangun Oneng mengatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti persoalan ini.
Baca juga: Persipa Pati Buka Akademi, Berburu Talenta Muda Hingga ke Pelosok Desa, Kardi: Ini Jadi Bank Pemain
Baca juga: Foto Bupati Pati Tak Pakai Masker di Pernikahan Viral, Ini Teguran Ganjar
Baca juga: Empat Karaoke Terjaring Razia Gabungan, Nekat Buka di Masa PPKM Kabupaten Pati
Baca juga: Oknum ASN Terjaring Operasi Yustisi di Pati, Lagi Asyik Karaokean dan Terindikasi Tenggak Miras
Ia telah mengumpulkan pedagang yang berjualan di Waduk Gunungrowo dan memberi mereka arahan untuk menghindari hal serupa terulang.
"Kemarin, saya sudah mengumpulkan setidaknya 65 pedagang di Balai Desa Sitiluhur. Mereka saya beri arahan dan edukasi agar kejadian tindak asusila yang viral kemarin jadi yang pertama dan terakhir," ungkap Cipto.
Ia memberi saran kepada para pedagang agar menghilangkan sekat-sekat gazebo tempat mereka berjualan sehingga tempat menjadi terbuka.
Dengan demikian, aktivitas pengunjung lebih mudah diawasi.
"Gazebo itu kan ada sekat penutupnya, saya minta dihilangkan sehingga mudah dilihat untuk umum," kata dia.
Mengenai pelaku tindak asusila, Cipto tidak mengetahui identitas dan asal mereka. Namun, ia memperkirakan bahwa mereka masih di bawah umur.
Ia berharap, setelah ada pembenahan tempat di sekitar Waduk Gunungrowo, kejadian serupa tidak terjadi lagi. (*)
Baca juga: Heboh, Ada Sayembara Berhadiah Uang Rp 20 Juta bagi Penemu Motor PCX Putih yang Hilang di Pekalongan
Baca juga: Tak Diterima Utuh, Uang PKH Warga Desa Tanon Sragen Raib Rp 100 Ribu
Baca juga: Dinrumkimhub Blora: 60 Persen Rumah Wilayah Pedesaan Masih Berkategori Tidak Layak Huni
Baca juga: Talud Setinggi Tiga Meter Ambrol di Ngargoyoso Karanganyar, Timpa Bagian Belakang Rumah Citro Warno