Breaking News:

Gunung Merapi Terkini

Siaga, Gunung Merapi Luncurkan Guguran Material Sepanjang 1.500 Meter Arah Kali Lamat

Guguran material terjadi di Gunung Merapi, Minggu (3/1/2021) pada pukul 05.54 WIB.

Editor: rika irawati
Tribunjogja.com/Almurfi Syofyan
Ilustrasi. Penampakan Gunung Merapi dari Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Jumat (6/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, YOGYAKARTA - Guguran material terjadi di Gunung Merapi, Minggu (3/1/2021) pada pukul 05.54 WIB. Kondisi ini membuat Gunung Merapi berstatus Siaga.

Guguran tersebut teramati dengan jarak luncur 1.500 meter ke arah Kali Lamat.

"Teramati guguran satu kali pukul 05.54 WIB," ujar petugas pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Heru Suparwaka dalam laporan aktivitas Gunung Merapi periode 3 Januari 2021 pukul 00.00 WIB-06.00 WIB, Minggu.

Baca juga: Jejak Hewan Diduga Macan Tutul Ditemukan di Jalur Evakuasi Merapi di Cangkringan Sleman

Baca juga: Satgas Penanganan Covid-19 Magelang Minta Donatur Tak Sumbang Nasi Bungkus ke Pengungsi Merapi

Baca juga: Di Tengah Ancaman Erupsi, Musimin Tetap Setia Menyelamatkan Anggrek Khas Gunung Merapi

Baca juga: TNGM: Peningkatan Aktivitas Gunung Merapi Belum Pengaruhi Satwa

Di dalam laporan tersebut, Heru menyampaikan bahwa guguran yang terjadi pada pukul 05.54 WIB teramati dengan jarak luncur 1.500 Meter. Guguran terlihat ke arah Kali Lamat.

"Suara guguran satu kali intensitas sedang dari Babadan," ujarnya.

Sedangkan kegempaan di Gunung Merapi periode 3 Januari 2021 pukul 00.00 WIB-06.00 WIB tercatat kegempaan guguran sebanyak 18 dengan amplitudo 4 mm-61 mm dan berdurasi 16- 151 detik.

Hembusan sebanyak 21 dengan Amplitudo 2 mm- 8 mm dan durasi 11-16 detik.

Hybrid/fase banyak tercatat 94 dengan amplitudo 3 mm-20 mm, S-P 0.3 detik-0.5 detik dan durasi 5-9 detik.

Sedangkan kegempaan vulkanik dangkal tercatat sebanyak 19 dengan amplitudo 40 mm-75 mm dan durasi 13 detik-32 detik.

"Kesimpulan tingkat aktivitas Gunung Merapi Level III (siaga)," kata Heru.

Rekomendasi BPPTKG masih tetap sama, yakni penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III untuk dihentikan.

Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak.

Baca juga: Diduga Terpeleset, Penderes Nira di Ajibarang Banyumas Ditemukan Tewas di Bawah Pohon Kelapa

Baca juga: Salatiga Masih Zona Merah Covid-19, Disdik Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh

Baca juga: Begini Cara Pengelola Museum di Purbalingga Atasi Penurunan Jumlah Pengunjung, Misal Bikin Workshop

Baca juga: Ini Promo Realme Sepanjang Januari 2021, Beli Realme 7 Series Dapat Buds Classic Senilai Rp 119.000

Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terjadi Guguran pada Minggu Pagi, Gunung Merapi Siaga III".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved