Berita Purbalingga

Ingat, Jangan Ada Perayaan Tahun Baru di Purbalingga, Pemkab: Bersama Saling Berempati

Pemkab Purbalingga tidak akan menyelenggarakan kegiatan perayaan tahun baru seperti tahun-tahun sebelumnya. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Purbalingga, Imam Wahyudi menegaskan, Pemkab Purbalingga melarang kegiatan perayaan pergantian tahun baru yang berpotensi memunculkan kerumunan. 

Melalui Surat Edaran (SE) Bupati Purbalingga Nomor 300 / 23852 per 23 Desember 2020 perihal Intensifikasi Penerapan Prokes Covid-19 dan Larangan Perayaan Tahun Baru 2021.

Pemkab Purbalingga mengeluarkan edaran larangan perayaan tahun baru 2021.  

Baca juga: Perayaan Tahun Baru Dilarang, Dipertegas Melalui Surat Edaran Bupati Purbalingga

Baca juga: Kisah 83 Warga Karanggambas Purbalingga Sembuh Covid-19, Kini Mereka Percaya dan Disiplin Prokes

Baca juga: Kapolres Purbalingga Kembali Ingatkan Warga Soal Perayaan Malam Tahun Baru, Ini Pesannya

Baca juga: Horor, Pelanggar Prokes Dimasukkan ke Keranda Jenazah, Operasi Yustisi Gabungan di Purbalingga

Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang masih mengganas di Kabupaten Purbalingga

SE tersebut ditujukan kepada para pemilik atau pengelola perusahaan, objek wisata, hotel atau restoran, toko, usaha hiburan maupun Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata se-Kabupaten Purbalingga

Imam mengatakan, Pemkab Purbalingga pun tidak akan menyelenggarakan kegiatan perayaan tahun baru seperti tahun-tahun sebelumnya. 

"Kami masih dalam suasana pandemi Covid-19."

"Untuk itu hindari kerumunan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (28/12/2020). 

Keluarnya edaran larangan perayaan tahun baru itu bukan tanpa sebab.

Menurut Imam, saat ini masyarakat masih dilanda pandemi Covid19.

Terlebih kasus positif Covid-19 di Kabupaten Purbalingga masih tinggi sejauh ini. 

Alasan lainnya, menurut Imam, selain dicekam pandemi, akhir-akhir ini di Kabupaten Purbalingga terjadi bencana alam semisal banjir dan longsor.

Bencana alam itu tak ayal membuat beban masyarakat kian berat di saat pandemi masih berlangsung.

Karena itu, ia meminta masyarakat untuk menunjukkan rasa prihatin atas situasi sulit saat ini, serta empati yang mendalam terhadap korban bencana alam. 

Imam mengatakan, tahun baru justru baiknya menjadi ajang refleksi bagi masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved