Berita Salatiga
Positif Covid-19, Sekeluarga di Salatiga Rayakan Natal sambil Jalani Isolasi Mandiri
Di saat yang lain merayakan Natal bersama keluarga besar, mereka harus menjalani isolasi mandiri lantaran dinyatakan positif Covid-19.
Adik laki-laki Samuel, Albert, yang masih positif dalam dua swab PCR, menjalani isolasi di satu kamar sendiri.
Ayah Samuel, menjalani isolasi mandiri di ruang keluarga, sedangkan ibunya menjalani isolasi di ruang setrika.
"Respon tetangga sangat-sangat positif. Mereka sama sekali tidak mendiskriminasi kami, justru sangat mendukung pemulihan kami dengan memberikan banyak bantuan, baik kata-kata penyemangat dan makanan serta Snack," kata dia.
Penerapan protokol kesehatan di rumah Samuel, selama isolasi mandiri, di antaranya selalu memakai masker jika keluar dari area isolasi masing-masing.
Baca juga: Tak Kunjung Pulang, Ahmad Ditemukan Keluarga Sudah Tak Bernyawa di Ladang
Baca juga: Tertular Covid-19 dari Sinterklas, 18 Lansia di Panti Jompo Tak Tertolong dan Meninggal
Baca juga: Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Dibuka Lagi, Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi Pendaki
Baca juga: Lowongan CPNS Kembali Dibuka di 2021, Tiga Formasi Ini Menjadi Prioritas
Alat-alat yang dipakai bersama, semisal gagang pintu, tempat minum dan makan, selalu disemprot menggunakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol.
Selain itu, Samuel dan keluarganya selalu mengusahakan untuk tetap menjaga jarak satu sama lain.
Mereka tidak pernah keluar rumah sama sekali.
Mereka hanya keluar rumah jika diwajibkan menjalani tes swab PCR.
"Sesekali, kami juga berjemur di teras rumah kami. Selain itu, kami tidak pernah keluar rumah," ujar Samuel. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Satu Keluarga di Salatiga Terinfeksi Covid-19, Memulihkan Kesehatan di Hari Natal.