Penanganan Corona
Hasil Rapid Test Antigen di Stasiun Purwokerto: 25 Calon Penumpang Dinyatakan Reaktif
PT KAI Daop V Purwokerto sebut, dari 280 orang yang mengajukan pembuatan rapid test antigen di Stasiun Purwokerto ada 25 orang dinyatakan reaktif.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
Masyarakat yang ingin menggunakan layanan tersebut di stasiun, diimbau untuk melakukannya pada H-1 perjalanan.
Hal tersebut untuk menghindari keterlambatan jika dilakukan di hari keberangkatan.

Baca juga: Bantu Petani di Karanganyar, Secara Bertahap Diesel Bakal Diganti Meteran Listrik Ramah Lingkungan
Baca juga: Jika Terjadi Kemacetan, Berikut Ini Penerapan Rekayasa Lalu Lintas di Karanganyar
Baca juga: Tak Mau Kecolongan, Polres Kebumen Juga Intensifkan Penjagaan Melekat di Tiap Gereja
Bupati Banyumas Cek Kesiapan Prokes
Bupati Banyumas, Achmad Husein beserta pejabat Forkompinda Kabupaten Banyumas melakukan pemeriksaan persiapan keamanan serta layanan menjelang Natal dan tahun baru.
Bupati beserta rombongan mengunjungi Stasiun Purwokerto, gereja, dan pos keamanan.
"Pemeriksaan yaitu terkait keamanan, pelayanan, dan protokol Covid-19."
"Keamanan insya Allah sudah siap, pelayanan juga sudah siap."
"Kalau protokol Covid-19, kami lihat stasiun akan memberlakukan pintu masuk dan keluar secara berbeda."
"Yaitu masuk di sebelah timur dan keluar sebelah barat," jelas Bupati Achmad Husein kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (24/12/2020).
Terkait pelayanan rapid test antigen, Bupati meyakinkan masyarakat bahwa PT KAI Daop V Purwokerto sudah menyediakan layanan tersebut.
"Kalau sudah seperti ini, saya secara pribadi pun berani naik kereta."
"Pihak PT KAI juga terus kontrol kondisi suhu penumpang tiap tiga jam dan itu bagus."
"Kemarin saja ada yang tidak diberangkatkan karena reaktif," jelasnya.
Sementara itu Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Whisnu Caraka menekankan, kondisi Banyumas saat ini kondusif.
"Akan ada petugas yang ditempatkan di pintu keluar dan masuk penumpang."