Berita Batang

Perdu di Jalan Pantura Batang Rawan Ambruk, Pemilik Warung Minta Dinas Terkait Lakukan Pemangkasan

Pedagang warung di Jalan Pantura Batang meminta dinas terkait merapikan ranting pohon perdu yang mulai rimbun di sepanjang jalan tersebut.

Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/BUDI SUSANTO
Sejumlah pengguna jalan beristirhat di satu warung di bawah rimbunya pohon perdu di Jalan Pantura Batang, tepatnya di wilayah Kecamatan Banyuputih, Selasa (15/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Pedagang warung di Jalan Pantura Batang meminta dinas terkait merapikan ranting pohon perdu yang mulai rimbun di sepanjang jalan tersebut.

Meski teduh, pedagang khawatir, kondisi tersebut membuat pohon tumbang saat hujan deras disertai angin, datang.

Menurut sejumlah pedagang, tak jarang, atap warung mereka tertimpa rating maupun kayu dari pohon-pohon tersebut yang patah akibat hujan disertai angin.

Pedagang tak berani memangkas atau menebang pohon yang dinilai rawan ambruk lantaran pohon-pohon tersebut ditanam pemerintah daerah.

"Takut saja kalau kami potong sendiri, nanti salah karena bukan kami yang menanam," kata Fitriah, satu di antara pedagang di wilayah Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (15/12/2020).

Baca juga: Dengar Tarif Cukai Akan Naik, Sejumlah Pedagang di Pantura Batang Mulai Borong Rokok Untuk Stok

Baca juga: Selip Ban Lalu Tergelincir, Mobil Nissan Livina Terperosok di Pinggir Tol Pemalang-Batang

Baca juga: Izin Pembukaan Lahan KIT Batang Segera Didapat, Masih Ada 3.100 Hektare

Baca juga: November Tambah 12 Investor Masuk Batang, Total Sepajang Tahun Sudah Capai Rp 5,75 Triliun

Fitriah yang sudah 11 tahun membuka warung di Jalan Pantura Batang, menambahkan, beberapa kali, rating pohon patah dan menimpa atap warung tempat ia berdagang.

"Beberapa waktu lalu, saat hujan lebat, atap warung saya tertimpa ranting pohon berukuran besar. Atap warung jadi rusak," ujarnya.

Ia mengaku waswas saat hujan disertai angin melanda wilayah tersebut.

"Pasti takut kalau pohon tumbang. Saya kan dagang di bawahnya, bisa cilaka kalau dibiarkan," paparnya.

Ia meminta pemerintah melakukan pemotongan atau menebang pohon perdu yang sudah tua.

"Memang harus ditebang atau dipangkas. Semoga, pemerintah segera melakukan hal itu," kata Fitriah.

Senada dengan Fitriah, Yatno, pedagang lain, juga meminta pemerintah melakukan pemangkasan.

"Jangan sampai ada korban karena kalau dibiarkan, sewaktu-waktu batang pohon bisa ambruk saat ada angin kencang," tambahnya. (*)

Baca juga: Geram Ada Pedagang Pasar Minggo Buka Lapak di GOR Satria Purwokerto, Bupati Banyumas: Tertibkan!

Baca juga: Anggota TNI Korban Mobil Pataroli vs KA Brantas di Sragen Ditemukan, Terbawa Arus Kedung Cempluk

Baca juga: Bikin Ngakak! Pemilik Warung di Kalimanah Purbalingga Ini Lapor Motornya Hilang, Ternyata Tertukar

Baca juga: Bukan Serangan Hacker, Ini Penyebab Layanan Google Sempat Down

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved