Breaking News:

Berita Bisnis

Dengar Tarif Cukai Akan Naik, Sejumlah Pedagang di Pantura Batang Mulai Borong Rokok Untuk Stok

Hal tersebut sebagai antisipasi rencana kenaikan cukai rokok tahun depan. Mereka khawatir, kenaikan cukai rokok bakal membuat harga rokok melonjak.

KOMPAS.com/AMIR SODIKIN
ILUSTRASI. Pekerja tengah merapikan rokok yang selesai dilinting sebelum masuk proses pengepakan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Sejumlah pedagang di wilayah Pantura Kabupaten Batang mulai memborong rokok dalam jumlah banyak.

Hal tersebut sebagai antisipasi rencana kenaikan cukai rokok tahun depan. Mereka khawatir, kenaikan cukai rokok bakal membuat harga rokok melonjak tajam.

Siti, satu di antara pedagang rokok yang ditemui Tribunbanyumas.com di Jalan Pantura Batang, mengaku sudah mulai memborong rokok.

"Lebih baik beli dulu untuk stok, daripada beli tahun depan, harga sudah naik," katanya, Senin (14/12/2020).

Baca juga: Selip Ban Lalu Tergelincir, Mobil Nissan Livina Terperosok di Pinggir Tol Pemalang-Batang

Baca juga: Izin Pembukaan Lahan KIT Batang Segera Didapat, Masih Ada 3.100 Hektare

Baca juga: November Tambah 12 Investor Masuk Batang, Total Sepajang Tahun Sudah Capai Rp 5,75 Triliun

Baca juga: Semua Pertunjukan Seni Budaya Dipusatkan di THR Kramat, Bupati Batang: Mulai Tahun Depan

Ia mengaku menghabiskan modal Rp 3 juta hanya untuk membeli rokok sebagai stok, sebelum harga naik.

"Kan rokok tidak busuk, jadi bisa dipakai sampai tahun depan," paparnya.

Terpisah, Rasmi, pedagang lain yang membuka warung kelontong di perbatasan Kabupaten Batang dan Kendal, juga melakulan hal serupa.

Meski nominal yang dibelanjakan Rasmi tak sebesar Siti, namun ia sudah membeli rokok berbagai merek untuk stok hingga tahun depan.

"Kalau naik harga, dagangan saya kan aman. Jadi, tinggal mengikuti kenaikan harga tahun depan," ucapnya.

Ia menambahkan, pedagang harus pintar menjual ataupun mencari barang dagangan.

"Kalau tidak pintar-pintar ya kami tidak untung. Yang penting tidak membohongi pelanggan," tambahnya. (*)

Baca juga: Kepada Andy F Noya, Bupati Banjarnegara Blak-blakan Alasan Membangun di Tengah Wabah Covid-19

Baca juga: Kabar Baik, Produk UKM Indonesia Mulai Dijual di Amazon Kanada. Ada Keripik Tempe Hingga Kopi Luwak

Baca juga: Tips Sehat Terhindar Covid-19 Ala Bupati Banyumas, Disiplin Terapkan Prokes dan Terapi Uap

Baca juga: Bukan Drop, Ini Alasan Dinkes Pindah Rawat Bupati Cilacap dan Istri yang Positif Covid-19 di RSUD

Penulis: budi susanto
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved