Breaking News:

PSIS Semarang

Jeda Kompetisi, Bek Sayap PSIS Semarang Frendi Pilih Main di Kampung Halaman dan Latih Burung Dara

Di sisi lain, Frendi memilih menekuni hobinya sejak masa kecil, yakni beternak dan melatih burung dara balap.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bek sayap PSIS Semarang, Frendi Saputra, melatih burung dara balap miliknya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bek sayap PSIS Semarang Frendi Saputra menyebut, kompetisi yang dihentikan sementara memaksanya mengatur waktu agar bisa menjaga kebugaran tubuh selama tak ada kompetisi.

Selama kompetisi dihentikan dan kembali ke kampung halaman, pemain berusia 27 tahun itu menjelaskan, ia tetap rutin menjaga kebugaran fisik dan sering bermain bola di kampung halaman.

Latihan ini juga membuatnya agar tak kehilangan sentuhan bola.

"untuk mengisi kekosongan latihan, kalau pagi latihan di lapangan di kampung, buat menjaga feeling ball agar tidak hilang. Hampir setiap pagi," ujar Frendi kepada Tribunjateng.com, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Jonathan Cantillana Akhirnya Pulang Kampung, Pemain PSIS Semarang Ini Sudah Lama Ingin ke Chile

Baca juga: Rencana Dilanjut Februari 2021, Pelatih PSIS Semarang Senang Kompetisi Tidak Ubah Format

Baca juga: Kompetisi Lagi Mandek, Riors Justru Rilis Jersey Ketiga PSIS Semarang, Segini Harga yang Dibanderol

Baca juga: Berharap Liga 1 Digelar Februari, Septian David Tunggu Laga Sambil Nge-Gym dan Ikut Fun Football

"Kadang juga, di sini ikut kegiatan bola di kampung. Kebetulan, banyak juga pertandingan-pertandingan kampung di sini," tambahnya.

Di sisi lain, Frendi memilih menekuni hobinya sejak masa kecil, yakni beternak dan melatih burung dara balap.

Kegiatan tersebut ia katakan sebagai sarana menghilangkan rasa jenuh karena hanya berdiam di rumah lantaran tak ada kompetisi.

"Di sini, sambil main burung dara untuk menghilangkan jenuh. Kalau yang melombakan teman, saya cuma lihat saja untuk hiburan," ujarnya.

Ia mengaku, menyukai burung dara sudah sejak masa kecil.

"Dari tahun 2002, itu dulu masih kecil sudah suka. Di rumah, saya pelihara lumayan banyak," kata eks penggawa Perserang Serang tersebut.

Meski memiliki cukup banyak burung dara, Frendi mengaku masih belum tertarik menjualnya.

Ia menyebut, masih ingin melatih burung dara peliharaannya menjadi ternakan yang siap diikutkan lomba.

"Untuk jualan, belum sih. Masih ngejar prestasi dulu. Kalau burung daranya berprestasi, pasti banyak orang yang mencari," ujarnya. (*)

Baca juga: Misterius, Buih Busa Muncul dan Cemari Sungai di Sokaraja Kulo Banyumas. Pemdes Bergerak Menyelidiki

Baca juga: Imam Besar FPI Rizieq Shihab Minta Maaf Picu Kerumunan, Mengaku Sedang Jalani Karantina

Baca juga: Data Awal, Warga Banyumas Bakal Penerima Vaksin Covid-19 Mencapai 1,08 Juta Orang

Baca juga: Mendadak Miliarder, Warga Klaten Ini Terima Ganti Rugi Sawah Terdampak Tol Solo-Yogya Rp 1,5 Miliar

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved