Breaking News:

Berita Cilacap

Dua Tanggul Sungai Jebol, Empat Desa di Majenang Cilacap Terendam Banjir

BPBD Kabupaten Cilacap: banjir di Desa Cilopadang mengakibatkan 387 rumah terendam dengan ketinggian antara 20 hingga 80 sentimeter.

BPBD KABUPATEN CILACAP
Banjir di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap mulai terlihat surut, Rabu (2/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - 963 rumah yang tersebar di empat desa di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap kembali terendam banjir, Selasa (1/12/2020) malam.

Kalakhar BPBD Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy mengatakan, banjir disebabkan luapan air dan jebolnya tanggul sungai.

Baca juga: Tanggul 2 Sungai di Cilacap Jebol, Ratusan Rumah di 5 Desa Kebanjiran. Ribuan Warga Sempat Mengungsi

Baca juga: Bentuk Solidaritas, Pemkab Purbalingga Kirim Bantuan, Buat Terdampak Bencana di Banyumas dan Cilacap

Baca juga: 13 ANS Positif Covid-19, 4 OPD di Pemkab Cilacap Ditutup Sementara

Baca juga: Dinkes Dirikan Tenda Darurat di Halaman RSUD Cilacap, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

"Hujan deras di hulu sungai sejak pukul 14.00 hingga pukul 19.30 mengakibatkan luapan dan tanggul jebol."

"Ada di lima titik di Sungai Cilopadang dan Sungai Cilumuh," jelas Tri seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (2/12/2020).

Tri mengatakan, banjir di Desa Cilopadang mengakibatkan 387 rumah terendam dengan ketinggian antara 20 hingga 80 sentimeter.

Kemudian di Desa Padangsari, banjir mengakibatkan lahan pertanian warga terendam dengan ketinggian antara 30 hingga 50 sentimeter.

Sementara di Desa Sindangsari terdapat 91 rumah yang terendam dengan ketinggian antara 20 hingga 150 sentimeter.

Sedangkan di Desa Padangjaya 130 rumah terendam dengan ketinggian antara 20 hingga 70 sentimeter.

Lalu di Desa Mulyasari 383 rumah terendam dengan ketinggian antara 30 hingga 170 sentimeter.

Tri mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun sekira 70 kepala keluarga (KK) di Desa Sindangsari dan Mulyasari terpaksa diungsikan.

"Tapi warga yang di pengungsian rencananya pulang ke rumah," kata Tri. (*) 

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul Tanggul Sungai Jebol, 963 Rumah di Cilacap Terendam Banjir

Baca juga: AKBP Piter Yanottama Jabat Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan Geser ke Akpol

Baca juga: Kawanan Spesialis Pencuri Kabel Telkom Tertangkap di Kebumen, Begini Cara Mereka Beraksi

Baca juga: Karena Jual Jenitri Tak Laku, Residivis Ini Bobol Rumah di Kebumen, Congkel Jendela Gunakan Linggis

Baca juga: Jadi Penyebab Angka Stunting Tinggi? Dana Menyebut Konsumsi Ikan Masyarakat Kebumen Masih Rendah

Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved