Breaking News:

Penanganan Corona

Antisipasi Kasus Covid-19 Melonjak, Dinkes Jateng Tambah 2 ICU di Setiap RS Milik Pemprov

Karena itu, Pemerintah Provinsi Jateng menambah tempat isolasi dan ruang ICU sebagai langkah antisipasi.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pasien Covid-19 

"Dari pertemuan dengan direktur rumah sakit milik pemerintah daerah, 52 orang sepakat ada penambahan. Itu juga dengan alatnya, semisal ventilator dan lainnya," tandasnya.

Pemprov akan menambah 10 ruang isolasi dan dua Intensive Care Unit (ICU) untuk setiap rumah sakit milik pemerintah. Hal itu dilakukan sebagai langkah penanganan kasus Covid-19 di Jawa Tengah.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebutkan, total penambahan 520 kamar isolasi dan 104 ICU tersebut diperkirakan akan selesai sekitar satu hingga dua pekan ke depan.

Diakuinya, kasus Covid-19 di Jawa Tengah mengalami lonjakan beberapa waktu terakhir.

"Tinggi sekali, baca di koran, serem. Itu karena ada data delay, juga hasil tesnya makin bagus. Jadi, kalau banyak tes, bisa juga banyak tambahan. Tapi, ini ada tren menurun dan semoga terus turun," ujarnya.

Baca juga: Basuki Sekeluarga Baru Pulang dari Acara Mertua saat Longsor Melanda Banjarpanepen Banyumas

Baca juga: Semut Peneror Warga di Pageraji Banyumas Diduga Jenis Bau, Begini Saran Memberantas dari Ahli Unsoed

Baca juga: Diduga Kelebihan Muatan, Roda Ban Truk Pengangkut Batu Lepas Sebabkan Truk Terguling

Baca juga: Disapu Angin Ribut, 2 Kelas di SD 01 Ngaliyan Rusak

Selain menambah kamar isolasi dan ICU, Ganjar juga akan melakukan antisipasi kegiatan keagamaan dan akhir tahun. Ia meminta pemerintah kabupaten/kota mendata serta melaporkan semua agenda kegiatan.

Menurutnya, lewat pendataan dan pelaporan agenda kegiatan akan lebih mudah mengantisipasi penularan Covid-19.

"Kabupaten/kota, tolong melaporkan biar kami bisa mengantisipasi," imbuhnya.

Ganjar juga meminta program Jogo Tonggo bisa diaktifkan secara optimal kembali. Hal itu lantaran tingginya kasus Covid-19 di klaster keluarga.

"Jogo Tonggo kembali diaktifkan, kami minta bantuan PKK, Posyandu, dan kades, kami minta untuk berjalan," Ganjar menambahkan.

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan selalu menjaga jarak). (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved