Pilkada Serentak 2020

Sebagian KPPS Tolak Rapid Test di Purbalingga, KPU: Mereka Takut Karena Ada yang Memengaruhinya

Di antara calon anggota KPPS yang lolos seleksi, ada saja yang menolak untuk mengikuti tes kesehatan berupa rapid test di Kabupaten Purbalingga.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Pelaksanaan rapid test untuk KPPS dan Linmas oleh petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga, Kamis (12/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Beberapa calon anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) enggan menjalani rapid test yang digelar KPU Kabupaten Purbalingga, Kamis (12/11/2020).

Sebagaimana diketahui, KPU menggelar rapid test kepada ribuan anggota KPPS dan petugas pengamanan (Linmas) untuk Pilkada Kabupaten Purbalingga 2020.

Komisioner KPU Kabupaten Purbalingga, Andri Supriyanto mengatakan, rapid test dilaksanakan mulai 8 hingga 23 November 2020.

Baca juga: Longsor Jebol Rumah Kartoji di Purbasari Purbalingga, Enam Lainnya Terancam

Baca juga: Hari Kedua Jateng On the Spot, Giliran 15 Biro Wisata Mengeksplore Purbalingga, Begini Kesan Mereka

Baca juga: Pastikan Siap Bertugas, Ribuan Petugas KPPS dan Linmas di Purbalingga Jalani Tes Rapid

Rapid test ini menjadi bagian dari tahapan penerimaan KPPS yang akan bertugas pada pesta demokrasi, 9 Desember 2020.

Mereka yang lolos seleksi KPPS wajib menjalani rapid test untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Rapid test umum dipakai untuk skrining awal Covid-19.

Tetapi siapa sangka, di antara calon anggota KPPS yang lolos seleksi itu, ada saja yang menolak untuk mengikuti tes kesehatan itu.

Andri tak menyebut jumlah pasti maupun lokasi desa mereka yang menolak mengikuti prosedur KPU ini.

“Regulasi KPU, calon KPPS, termasuk Linmas harus di rapid test."

"Ini mutlak dan tidak bisa dihindari,” katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (12/11/2020).

Andri mengatakan, alasan mereka menolak mengikuti rapid test karena takut.

Indikasi lainnya, ada tokoh masyarakat setempat yang memengaruhi mereka untuk tidak mengikuti tes kesehatan itu. 

Terkait permasalahan ini, pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat membantu mencarikan solusi.

Baca juga: Dua Pemancing di Sungai Serayu Sempat Lihat Ada yang Tenggelam, Diduga Warga Mandiraja Banjarnegara

Baca juga: Korban Dapat Petunjuk Siapa Pembobol Rumahnya di Banjarnegara, Bajunya Sedang Dijemur Tetangga

Baca juga: Pakai Permainan Ular Tangga untuk Edukasi Remaja, PIK Puspa Ceria Banjarnegara Juara 1 Jawa Tengah

Tetapi penolakan sejumlah anggota KPPS terhadap rapid test ini tak memengaruhi jalannya Pilkada Kabupaten Purbalingga.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved