Berita Purbalingga

Hari Kedua Jateng On the Spot, Giliran 15 Biro Wisata Mengeksplore Purbalingga, Begini Kesan Mereka

'Jateng On the Spot' adalah sarana memperkenalkan paket wisata aman di masa pandemi objek wisata di Jateng yang telah mematuhi protokol kesehatan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Peserta Jateng on the Spot mengekslopre objek di akuarium Taman Wisata Purbasari Pancuran Mas, Kabupaten Purbalingga, Kamis (12/11/2020). 

"Wisatawan dari Jawa Barat ada seperti dari Ciamis, Cirebon sudah banyak juga."

"Tetapi memang tidak sebanyak dari Jawa Tengah," tambahnya.

Dengan tiket masuk seharga Rp 21 ribu pengunjung sudah dapat menikmati berbagai wahana seperti akuarium berbagai jenis ikan seperti arapaima gigas.

Ada pula waterboom, taman burung, dan penangkaran rusa.

Taman Wisata Purbasari menurutnya aman karena 70 persen adalah wahana terbuka sehingga meminimalisir penularan Covid-19.

Meskipun demikian diakui angka kunjungan hanya 30-40 persen dibandingkan dengan kondisi normalnya.

Dalam kondisi normal pengunjung Taman Wisata Purbasari bisa mencapai 5.000 hingga 7.000 orang saat akhir pekan.

Peserta Jateng on the Spot mengekslopre objek di akuarium Taman Wisata Purbasari Pancuran Mas, Kabupaten Purbalingga, Kamis (12/11/2020).
Peserta Jateng on the Spot mengekslopre objek di akuarium Taman Wisata Purbasari Pancuran Mas, Kabupaten Purbalingga, Kamis (12/11/2020). (TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI)

Baca juga: Dua Pemancing di Sungai Serayu Sempat Lihat Ada yang Tenggelam, Diduga Warga Mandiraja Banjarnegara

Baca juga: Pura-pura Jadi Anisa, Pria di Banjarnegara Tipu Tetangganya dan Gasak Uang Rp 25,6 Juta

Baca juga: Korban Dapat Petunjuk Siapa Pembobol Rumahnya di Banjarnegara, Bajunya Sedang Dijemur Tetangga

"Saat ini kalau akhir pekan hanya 1.000 sampai 1.500 orang." 

"Sementara hari-hari biasa rata-rata 600 sampai 700 orang," tambahnya.

Bukan hanya berkunjung ke Taman Wisata Purbasari, rombongan juga menyempatkan melihat Pabrik Wig di Kabupaten Purbalingga.

Disporapar Jateng telah mengundang 15 biro travel dari Jawa Barat untuk melihat potensi wisata yang ada di Kabupaten Banyumas dan Purbalingga.

Kasi Pengembangan Pasar Disporapar Jateng, Tanti Apriani menegaskan, kegiatan ini adalah upaya memperkenalkan para pemilik usaha biro.

Yakni berwisata itu aman dan nyaman karena sesuai protokol kesehatan.

"Ada 15 biro perjalanan wisata dari Jawa Barat yang kami ajak."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved