Piala Dunia U20
Renovasi Lapangan Venue Latihan dan Pertandingan Piala Dunia U-20 di Solo Mulai Dikerjakan
Proses renovasi Stadion Manahan yang ditunjuk sebagai venue pertandingan yang diselenggarakan oleh FIFA pun sedang berlangsung, di antaranya pemasanga
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Pengerjaan beberapa lapangan dan stadion sebagai venue penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Kota Solo sudah dimulai.
Proses renovasi Stadion Manahan yang ditunjuk sebagai venue pertandingan yang diselenggarakan oleh FIFA pun sedang berlangsung, di antaranya pemasangan lampu.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, kontrak pengerjaan akan dilakukan Jumat (6/11/2020) secara virtual.
"Besok, penandatangan kontrak dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan dilaksanakan di Stadion Manahan, besok pukul 15.00 WIB," ucapnya, Kamis (5/11/2020).
Baca juga: Jokowi Resmikan Stadion Manahan Solo: Bismillahirrahmanirrahim, Semoga Bisa untuk Piala Dunia U-20
Baca juga: Piala Dunia U-20 Digelar 10 Hari Setelah Ramadan, Ini 6 Stadion yang Resmi Ditunjuk FIFA
Baca juga: Risma Pastikan Piala Dunia U-20 Tetap Digelar 2021, Kebut Renovasi Stadion GBT Surabaya
Baca juga: PSSI Bidik Pemain Naturalisasi Jelang Piala Dunia U-20, Bek Kanan PSIS Semarang: Makin Ketat Nih
Selain menyediakan venue pertandingan, Pemerintah Kota Solo juga menyediakan venue latihan, yaitu Stadion Sriwedari, Lapangan Mangkubumen Kotabarat, Sriwaru, Banyuanyar, dan Karangasem.
Rudy menuturkan, sebagai tuan rumah Piala Duni U20 pada Tahun 2021, Indonesia mempersiapkan secara serius.
"Saya sangat berharap, masyarakat memberikan dukungan yang penuh. Dan besok, kalau sudah pelaksanaan pertandingan, harapan saya, masyarakat dan suporter memberikan dukungan yang positif," tuturnya.
Dia meminta, masyarakat dan suporter masing-masing negara yang berlaga di Solo, jangan sampai membuat kegaduhan.
Menurutnya, pengerjaan di venue pertandingan maupun latihan masih berlangsung. Hal itu mengingat, laga dijadwalkan pada 20 Mei hingga 12 Juni 2021.
"Sudah dilaksanakan serantak. Namun kan cara pengerjaannya berbeda, anggarannya beda-beda," ucapnya.
Orang nomor satu di Pemerintahan Kota Solo itu menyebut, pengerjaan Stadion Sriwedari sebagai venue latihan agak berat, mengingat stadion bersejarah.
"Kotabarat mungkin agak ringan. Sriwaru lebih ringan, Karangasem, dan Banyuanyar juga agak ringan," ungkapnya.
Baca juga: Dibatasi Maksimal Berumur 50 Tahun, PKL di Alun-alun Purwokerto Akan Direlokasi ke Raga Semangsang
Baca juga: La Nina Bikin Musim Tanam Padi di Banyumas Menjadi Lebih Awal, Diharapkan Produktivitas Capai 300%
Baca juga: Banjir di Tiga Desa di Kemranjen Banyumas Mulai Surut, Titik Pengungsian Tinggal 2 Tempat
Baca juga: Waspada Banjir, Hujan Diperkirakan Turun di Purwokerto Siang Ini Hingga Besok Dini Hari
Mengenai anggaran pengerjaan venue, Rudy belum bisa menyebut besarannya.
"Semua di PUPR. Jadi, di penandatanganan kontrak besok baru tahu. Pagunya di lima stadion dan Manahan itu berapa, kami belum tahu," ujarnya. (*)