Breaking News:

Berita Jateng

Sesalkan Keputusan Gubernur Naikkan UMP 2021, Apindo Jateng: 85-90% Perusahaan Terdampak Covid-19

Apindo Jateng mengungkapkan, sekitar 85 persen hingga 90 persen perusahaan di wilayah Jawa Tengah terdampak Covid-19.

Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi gaji. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah menyesalkan keputusan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menaikkan upah minimum provinsi (UMP) 3,27 persen.

Apalagi, sekitar 85 persen hingga 90 persen perusahaan di wilayah Jawa Tengah terdampak Covid-19.

Ketua Apindo Jateng Frans Kongi mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah meminta agar UMP tahun depan tak naik.

"Kami agak menyesalkan keputusan Pak Gubernur. Kami sudah meminta tidak naik. Melalui Dewan Pengupahan Jateng juga telah kami berikan argumen agar UMP tidak naik," kata Frans Kongi, Senin (2/11/2020).

Baca juga: KABAR BAIK, Upah Minimun Jateng 2021 Naik 3,27 Persen, Ganjar: Banjarnegara Wajib Menyesuaikan

Baca juga: Kebijakan Menaikkan UMP Dibalas Ancaman Pengusaha, Gubernur Ganjar: PHK Gimana? UMP Itu Upah Minimum

Baca juga: Apindo Karanganyar Minta UMK 2021 Tidak Naik, Alasannya Kondisi Perusahaan Belum Stabil

Baca juga: Upah Minimun Kabupaten Batang Diusulkan Naik 8 Persen, Bupati Wihaji: Keputusan Nanti di Pemprov

Menurutnya, lewat upah minimum yang tidak naik, perusahaan yang terdampak pandemi Covid-19 bisa bertahan.

Meskipun demikian, ia membenarkan ada perusahaan yang tidak terdampak wabah corona ini. Misalnya, perusahaan makanan, minuman, dan farmasi.

Frans menuturkan, kalaupun upah minimum 2021 diputuskan tidak naik, perusahaan yang tidak terdampak bisa tetap menaikan upah secara kesepakatan bipartit antara pengusaha dan buruh.

"Bagi perusahaan yang tidak terdampak pandemi, malahan kami minta untuk menaikkan upah secara bipartit," imbuhnya.

Oleh karena itu, ia berharap agar upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2021 tidak naik sebagai upaya mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan.

"Harapan saya, jangan naik. Ini semata-mata untuk kelangsungan hidup perusahaan," imbuhnya.

Baca juga: Resmi Berlaku, Presiden Teken UU Cipta Kerja

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 3 November 2020 Rp 1.972.000 Per 2 Gram

Baca juga: Jadwal Acara TV Hari Ini, Selasa 3 November 2020: Ada Film 3 Days To Kill di TransTV

Para pengusaha yang terdampak, kata dia, hingga saat ini masih mengharapkan bantuan modal kerja dari pemerintah serta relaksasi pajak.

Frans berharap, pandemi segera berakhir agar iklim usaha bergairah kembali. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved