Berita Lifestyle

Kamu Sering Alami Kram Saat Bersepeda? Ini Penyebab dan Tips Mengatasinya

Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr Sophia Hage mengatakan, cedera dan kram memiliki penanganan yang berbeda, terutama bagi para pengguna sepeda.

Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
ILUSTRASI - Pesepeda asal Cimahi Jawa Barat dan Spanyol Rafli Purnama dan Maia Lan, beristirahat di Pantai Alam Indah (PAI) Tegal, di tengah perjalanannya menuju Tugu Kilometer Nol Indonesia di Kota Sabang, Aceh, pada Minggu (25/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Mengalami cedera dan kram terkadang tak dapat dihindari saat sedang bersepeda.

Hal ini akan menjadi parah jika tidak segera diatasi.

Beberapa kasus cedera akut terjadi karena kesalahan dalam melakukan stretching atau peregangan otot-otot dan akibat trauma jatuh dari sepeda.

Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr Sophia Hage mengatakan, cedera dan kram memiliki penanganan yang berbeda.

Baca juga: Triwulan III 2020, Realisasi Investasi ke Jawa Tengah Capai Rp 37 Triliun

Baca juga: Awalnya Mau Dibuang Sayang, Mengintip Kisah Yuspita dan Gerakan Sedekah Sepatu di Purbalingga

Baca juga: Progres Pembangunan GOR Indoor Batang, Target Awal Mestinya Sudah 30 Persen Tapi Belum Tercapai

Baca juga: DBD di Karanganyar Menurun Hingga Oktober, Tapi Dinas Kesehatan Temukan Fakta Ini

"Kalau sedang mengalami cedera, harus mengaplikasikan sesuatu yang dingin."

"Misalnya es batu atau gel yang dingin di bagian yang cedera," katanya seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (3/11/2020).

Untuk mengatasi cedera tidak diperbolehkan memijatnya.

Sebab, memijat bagian tubuh yang cedera justru memperparah robekan di dalamnya.

Kalau pun ingin memijat, lakukanlah di sekitar atau di bawah lokasi yang cedera.

Sementara itu, lanjut Sophia, jika terjadi kram terapinya adalah dengan memberikan sesuatu yang hangat.

"Kalau tiba-tiba kram saat bersepeda, pijat area tersebut dengan gel yang hangat ke arah jantung untuk melancarkan sirkulasi darah," ungkapnya.

Kendati demikian, pastikan bisa membedakan mana yang cedera dan kram dengan mengaplikasikan sesuatu yang dingin terlebih dahulu.

Jika area tubuh yang diberikan sesuatu yang dingin tidak juga mereda, maka itu pertanda sedang mengalami kram.

Merespons cedera dan kram yang acap kali terjadi ketika orang-orang bersepeda, kamu juga bisa menggunakan Salonpas sebagai merek koyo di Indonesia dimana telah mengeluarkan Sport Products Line-up.

Sport Product Line-up ini terdiri dari Salonpas Gel, Salonpas Jet Spray, Salonpas Gel Patch, Salonpas Cream, dan Salonpas Cream Hot.

Dimana itu untuk meredakan nyeri yang dirasakan sebelum, selagi dan setelah berolahraga.

"Kami berkomitmen mendukung orang-orang tetap bisa bergerak secara aktif seperti bersepeda juga aman dari cedera," ujar Desy Setiarini, Product Manager Salonpas Sport Indonesia'> Salonpas Sport Indonesia.

Namun di sisi lain, Sophia mengingatkan, jika cedera atau kram sudah semakin parah dan membuat badan sulit bergerak, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Apalagi kalau mengalami kesemutan yang tidak kunjung reda seusai bersepeda, bisa jadi itu adalah gejala saraf yang terjepit. (*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul Wajib Tahu, Cara Atasi Cedera dan Kram Saat Bersepeda

Baca juga: 2021 Kemendikbud Tambah Anggaran PTN Hingga Rp 1,3 Triliun

Baca juga: Awas Musim Hujan Rawan Pohon Tumbang di Kabupaten Semarang

Baca juga: Kopi Robusta Asal Gesing Temanggung Rambah Pasar Global, Indriyatno: Prinsipnya Kami Jaga Kualitas

Baca juga: Ini Tips Mobil Anti Selip Saat Kondisi Hujan Maupun Jalanan Becek

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved