Penanganan Corona

Batang Masih Berzona Merah Covid-19, Ini Permintaan Bupati Wihaji Kepada Warganya

Dengan kedisiplinan dan pengawasan dari semua pihak, Bupati Wihaji yakin bisa memulihkan kembali Kabupaten Batang ke zona hijau.

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Bupati Batang Wihaji, bersama jajaran Pemkab Batang, Polres dan Kodim 0736 Batang saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad, di Rumah Dinas Bupati Batang, Jumat (30/10/2020) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Kabupaten Batang masuk zona merah Covid-19.

Hingga kini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Batang mencapai 617 orang.

Dari data tersebut tingkat kesembuhan mencapai 454 orang, dan yang dinyatakan meninggal dunia mencapai 43 orang.

Berdasarkan data tersebut, Pemkab Batang terus melakukan penekanan melalui tes swab massal.

Baca juga: Danau dan Pemandian Air Panas di Tol Atas Awan Kabupaten Batang, Belum Banyak Diketahui Pelancong

Baca juga: Siap-siap Bagi Pelaku Usaha di Batang, Pendaftaran BPUM Tahap II Dibuka Mulai Awal November

Baca juga: Jadi Surga Investasi Skala Nasional, KIT Batang Diprediksi Mampu Serap 150 Ribu Pekerja

Baca juga: Percepat Pembangunan GOR Indoor! Desakan Bupati Batang Karena Progres Melambat 8 Persen

Hal itu untuk mendeteksi secara dini positif Covid-19 guna mengantisipasi penularan.

Untuk menekan angka penularan Covid-19 di Kabupaten Batang, Bupati Batang Wihaji meminta masyarakat di tingkat paling dasar agar mematuhi protokol kesehatan.

"Kami minta masyarakat di tingkat RT atau desa bisa membantu pemerintah."

"Yakni menggalakkan penertiban protokol kesehatan," paparnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (30/10/2020) malam.

Dilanjutkannya, dengan kedisiplinan dan pengawasan dari semua pihak, Bupati Wihaji yakin bisa memulihkan kembali Kabupaten Batang ke zona hijau.

"Maka dari itu, menaati protokol kesehatan menjadi hal utama untuk menekan angka Covid-19."

"Semoga zona kuning, bahkan hijau bisa diraih dan Batang bebas dari Covid-19," jelasnya.

Bupati Wihaji juga menjelaskan, pemerintah tak melarang masyarakat untuk beraktivitas.

"Kami tidak melarang masyarakat melakukan apapun, apalagi kaitannya perekonomian."

"Jadi silakan saja, dengan catatan menaati protokol kesehatan," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved