Berita Jawa Tengah
Danau dan Pemandian Air Panas di Tol Atas Awan Kabupaten Batang, Belum Banyak Diketahui Pelancong
Beberapa pengguna jalan yang pernah berkunjung juga menerangkan, adanya danau dan pemandian air panas menjadi potensi Tol di Atas Awan Batang.
Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Keberadaan danau di Jalur Batang menuju Banjarnegara melalui Desa Pranten, Kecamatan Bawang, atau yang sering disebut Tol di Atas Awan belum banyak diketahui para pelancong.
Letak danau tersebut tak jauh dari Tol di Atas Awan Kabupaten Batang dan hanya berjarak kurang dari 1 kilometer.
Tepat di depan danau, ada juga pemandian air panas alami yang bisa dikunjungi.
Baca juga: Siap-siap Bagi Pelaku Usaha di Batang, Pendaftaran BPUM Tahap II Dibuka Mulai Awal November
Baca juga: Jadi Surga Investasi Skala Nasional, KIT Batang Diprediksi Mampu Serap 150 Ribu Pekerja
Baca juga: Percepat Pembangunan GOR Indoor! Desakan Bupati Batang Karena Progres Melambat 8 Persen
Baca juga: Update Corona di Batang, 24 Tenaga Medis Puskesmas Positif Covid-19, Berikut Ini Data Lengkapnya
Jika ingin singgah ke danau dan pemandian air panas, pengguna jalan yang melintasi Tol di Atas Awan bisa mengambil arah ke Dukuh Sigemplong, menuju ke SMP Negeri 4 Bawang.
Pasalnya, danau dan pemandian air panas alami tersebut ada di lingkup SMP Negeri 4 Bawang.
Danau dan pemandian air panas itu juga masih alami, karena belum dikelola dan jarang disinggahi pelancong.
Adanya danau dan pemandian air panas itu menjadi pelengkap indahnya pemandangan yang bisa ditemui pengguna jalan.
Beberapa pengguna jalan yang pernah berkunjung juga menerangkan, adanya danau dan pemandian air panas menjadi potensi Tol di Atas Awan.
"Kalau dikelola secara baik pasti potensinya besar."
"Apalagi pemandangan alam di jalur tersebut sangat indah," paparnya Ahmad Lutfi warga Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (24/10/2020).

Melihat kondisi akses menuju danau dan pemandian air panas, menurutnya perbaikan jalan juga perlu dilakukan.
"Belum bagus jalan menuju ke sana, masih rusak, sebagian tanah sebagian batu ditata," jelasnya.
Sementara itu, Yuwono Tri, pengguna jalan lainnya yang mengaku warga Kecamatan Bawang, juga senada dengan Lutfi.
"Memang harus ditata biar bagus, sayang sekali kalau hanya dibiarkan," ucapnya.
Selain menyoroti tentang fasilitas yang ditemui saat beristirahat di jalur tembus Batang menuju Banjarnegara via Kecamatan Bawang.