Pilkada Serentak 2020
Jelang Debat Pilwakot Solo, FX Hadi Rudyatmo Beri Wejangan Ini Kepada Gibran-Teguh
Menurut Rudy, Gibran punya komitmen untuk melanjutkan program 3WMP (Wasis, Waras, Wareg, Mapan, dan Papam) serta implementasinya.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Penasehat Tim Pemenangan Paslon Gibran-Teguh, FX Hadi Rudyatmo memberi masukan kepada calon wali kota, Gibran Raka Buming Raka jelang debat yang akan diselenggarakan pada Jumat (6/11/2020).
Menurut Rudy, Gibran punya komitmen untuk melanjutkan program 3WMP (Wasis, Waras, Wareg, Mapan, dan Papam) serta implementasinya.
Selain itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta itu menuturkan, sudah ada tim debat yang akan memberikan masukkan kepada Gibran-Teguh.
Baca juga: Operasi Zebra Candi Polres Banjarnegara, Prioritas Bersifat Edukasi dan Pencegahan
Baca juga: Naik Pangkat, 357 PNS Diajak Minum Susu Kotak Bersama Bupati Banjarnegara
Baca juga: Lebih Kece Berwisata di Sipedang Banjarnegara, Ada Koleksi Tanaman Obat di Taman Sehat Pulas Garden
Baca juga: Jalan Penghubung Antar Desa di Madukara Banjarnegara Selesai, TMMD Sengkuyung Tahap III Ditutup
Mengenai pengalaman sebagai Wali Kota Surakarta, Rudy menyampaikan, yakni mengenai pemimpin masa depan.
"Pemimpin sekarang ini adalah pemimpin yang mampu berbicara dan mampu bertanya kepada rakyatnya," ucap Rudy kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (29/10/2020).
Dia menyampaikan, apa yang menjadi kebutuhan rakyat, harus dipenuhi.
"Rakyat butuhnya apa?"
"Jadi harus mau melihat, mendengar, dan berbuat."
"Itu yang selalu kami sampaikan," jelasnya.
Selain itu, saran lain yang disampaikan adalah ketika lawan calon menyampaikan, mampu memberikan masukan-masukan.
"Dan kalau sudah disampaikan pemerintah yaitu nanti disampaikan."
"Paling nanti yang utama adalah peraturan daerah (perda), perda miras yang disampaikan," ucapnya.
Menurut Rudy, soal Perda Miras pihaknya sangat setuju, tetapi dalam hal pengaturan.
"Karena dalam undang-undangnya ada pengaturan."
"Kalau dalam Perda Miras diatur, dalam pengaturannya mungkin sudah selesai kemarin-kemarin," tuturnya.