Breaking News:

Berita Banyumas

Jalur Pendakian Gunung Slamet Via Banyumas Dibuka Lagi: Wajib Bawa Surat Keterangan Sehat dan Masker

Jalur pendakian Gunung Slamet di Kabupaten Banyumas dan Purbalingga, Jawa Tengah, kembali dibuka secara bertahap sejak awal Oktober 2020.

Editor: rika irawati
KOMPAS.COM/DOKUMENTASI PERHUTANI
Batas aman pendakian Gunung Slamet. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Jalur pendakian Gunung Slamet di Kabupaten Banyumas dan Purbalingga, Jawa Tengah, kembali dibuka secara bertahap sejak awal Oktober 2020.

Junior Manajer Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur Sugito mengatakan, jalur pendakian Gunung Malang, Purbalingga telah dibuka, Selasa (13/10/2020).

Kemudian, jalur pendakian Baturraden, Banyumas dibuka mulai Kamis (22/10/2020).

Terakhir, jalur Bambangan, Purbalingga, rencananya akan dibuka, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Ingin Muncak ke Gunung Prau? Jalur Pendakian Via Banjarnegara Masih Tetap Buka, Loh

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Lawu Sudah Dibuka, Basecamp Candi Cetho Karanganyar Sediakan Ruang Isolasi

Baca juga: Jalur Pendakian Merbabu Dibuka Awal Februari, Via Selo Harus Daftar Online, Ini Situsnya

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Prau Kembali Dibuka, Simak Aturan New Normal Naik Gunung Berikut

Menurut Sugito, dalam masa pandemi virus corona (Covid-19), pendakian harus menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

"Kuota pendakian dibatasi setiap hari. Untuk Bambangan 300 orang per hari, Gunung Malang 50 orang per hari, dan Baturraden, 50 orang per hari," kata Sugito melalui pesan singkat, Kamis.

Menurut Sugito, pendaki wajib menerapkan protokol kesehatan.

Pertama, pendaki harus membawa surat keterangan sehat.

Kemudian, suhu tubuh harus di bawah 37 derajat celsius.

Pendaki juga wajib menggunakan masker dan membawa cadangan masker minimal dua buah.

"Jaga jarak dengan pendaki lain, tidak berkerumun dan jaga ketertiban. Hindarkan tangan menyentuh bagian wajah," ujar Sugito.

Baca juga: Ratu Elizabeth Buka Lowongan ART Magang: Disiapkan Gaji Rp 367 Juta, Pengalaman Tak Diutamakan

Baca juga: Ahli Waris Pasien Covid-19 Meninggal Dapat Santunan Rp 15 Juta, Ini Syarat yang Harus Dikumpulkan

Baca juga: Nama Sekda Salatiga Dicatut untuk Menipu, Modusnya Penggalangan Dana

Baca juga: Pikap dan Truk Terbakar di Tol Pemalang-Batang, Diduga Berawal dari Sopir Mengantuk

Pendaki juga wajib menggunakan peralatan pribadi untuk berbagai keperluan seperti makan, minum, ibadah dan lain-lain.

Selain itu, imbuh Sugito, isi tenda maksimal 50 persen dari kapasitas dan jarak antar tenda diatur minimal dua meter. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jalur Pendakian Gunung Slamet via Banyumas Dibuka, Pendaki Wajib Bawa Surat Sehat". 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved