Breaking News:

Berita Pemalang

Pikap dan Truk Terbakar di Tol Pemalang-Batang, Diduga Berawal dari Sopir Mengantuk

Akibat kecelakaan tersebut, dua mobil terbakar. Dua sopir dan seorang penumpang dilarikan ke Rumah Sakit Siaga Medika Pemalang.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Truk terbakar setelah terlibat kecelakaan di KM 315+000 Jalur B Tol Pemalang-Batang, masuk wilayah Desa Petangjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jumat (23/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Kecelakaan terjadi di KM 315+000 Jalur B Tol Pemalang-Batang, masuk wilayah Desa Petangjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jumat (23/10/2020) sekitar pukul 04.45 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, dua mobil terbakar. Dua sopir dan seorang penumpang dilarikan ke Rumah Sakit Siaga Medika Pemalang.

Kasi Pelayanan Lalu Lintas PBTR Nuruddin Zakaria saat dihubungi Tribunbanyumas.com membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

"Betul, Mas, ada kecelakaan di Tol Pemalang. Kecelakaan itu melibatkan tiga kendaraan. Yakni Suzuki pikap R 1752 QT, truk Mitsubsihi S 8796 WD, dan truk lain yang tidak diketahui identitasnya," kata Zakaria.

Baca juga: BREAKING NEWS: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Tewas dalam Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi

Baca juga: Hanafi Rais Kecelakaan di Tol Cipali Jawa Barat, Alami Lebam Perut Dikhawatirkan Ada Luka Dalam

Baca juga: Tabrakan Karambol di Tol Solo-Semarang, Sedan Terbakar dan CR-V Nyungsep di Kolong Truk. 2 Meninggal

Baca juga: Bus Tabrak Tronton di Tol Cipali, Empat Orang Tewas dan 11 Lainnya Luka-luka

Zakaria mengatakan, kecelakaan bermula saat kendaraan pikap yang dikemudikan Agus Rohana (26), warga Dusun Karangsari, Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, melaju dari arah timur ke barat atau dari arah Kalikangkung hendak ke Cilacap.

Sesampainya di lokasi kejadian, bagian depan pikap menabrak bodi belakang truk yang melarikan diri dan tak diketahui nomor polisinya, yang melaju searah di depannya.

"Saat bersamaan, dari belakang, melaju truk Mitsubishi S 8796 WD yang dikemudikan Arry Rakhmanto (42), warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, truk menabrak bagian belakang mobil pikap tersebut," jelasnya.

"Kendaraan terserat sampai 20 meter dan menimbulkan percikan api. Lalu, dengan cepat, api membakar kedua mobil yang terlibat kecelakaan tersebut. Tak berselang lama, mobil damkar Kabupaten Pemalang datang untuk memadamkan api," imbuhnya.

Baca juga: Surat Edaran Pembukaan Tempat Karaoke di Banyumas Digodok: Tak Boleh Ada PL, Tutup Pukul 22.00 WIB

Baca juga: Manfaatkan Demo, Tiga Kurir Jaringan Lapas di Pondok Aren Tangerang Selatan Edarkan Narkoba

Baca juga: Kumpulkan Keterangan Kasus Pencabulan Siswi SLB Blora, Polisi: Pelaku Berkumis dan Agak Gemuk

Baca juga: Pastikan Tahapan Pilkada Berjalan Lancar, 32 Komisioner dan Staf KPU Purbalingga Jalani Tes Swab

Menurutnya, kecelakaan dipicu karena diduga sopir mengantuk. Sehingga, mobil pikap menabrak bagian belakang truk yang melaju di depannya.

"Dengan kejadian tersebut, secara teknis kondisi jalan baik dan tidak ada kerusakan. Selama periode 2020, lokasi KM 315+000 B nihil kejadian kecelakaan dan disimpulkan bukan merupakan titik blackspot," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved