Berita Banyumas
Kemenhub Ingin BRT Banyumas Buka Koridor ke Purbalingga dan Cilacap
Kemenhub meminta Pemkab Banyumas membuat koridor ke Purbalingga dan Cilacap saat BRT berkonsep BTS mulai beroperasi.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta Pemkab Banyumas membuat koridor ke Purbalingga dan Cilacap saat skema angkutan umum berkonsep buy the service (BTS) mulai beroperasi.
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi saat penandatanganan nota kesepahaman BTS antara Kemenhub dan Pemkab Banyumas di Pendopo Sipanji Purwokerto, Rabu (14/10/2020).
"Saya minta tolong ditinjau kembali apakah itu sesuai. Siang ini saya rapatkan," katanya di sela acara.
Baca juga: Banyumas Segera Punya BRT: Difasilitasi Kemenhub, Direncanakan Punya 6 Koridor
Baca juga: Lebih Miris Dari Angkutan Berbasis Online, Angkutan Umum Omzet Ambrol Hingga 100 Persen
Baca juga: Hadapi Disrupsi Teknologi, Dishub Banyumas Gagas Angkutan Kota Online
Skema angkutan umum berkonsep BTS ini nantinya berbentuk BRT. Rencananya, ada enam koridor yang bakal dibuka.
Enam koridor yang direkomendasikan Pemkab Banyumas tersebut yaitu, rute Patikraja-Baturraden, Purwokerto-Ajibarang, Purwokerto-Banyumas, Terminal Banyumas-Terminal Kebondalem, Terminal Karanglewa-Terminal Kebondalem, dan Terminal Tipe A Bulupitu-Terminal Kebondalem.
"Rencananya, akan ada enam koridor dan saya minta tidak hanya di Banyumas tapi trayek bisa sampai di kabupaten lain, semisal Purbalingga dan Cilacap supaya ada aglomerasi," jelasnya.
Pemkab Banyumas dan Kemenhub menandatangani nota kesepahaman program BTS. BTS adalah sistem pembelian layanan oleh pemerintah kepada pihak swasta, untuk mengoperasikan angkutan dan merupakan bagian dari Bus Rapid Trans (BRT).
"Kalau sekarang operator full murni dari pihak swasta, saya menyiapkan anggarannya kemudian swasta yang akan mengelola," pungkasnya.
Untuk program ini di tahun 2020, Kemenhub menyediakan anggaran Rp 250 miliar untuk lima daerah. Pemkab Banyumas diperkirakan mendapat kucuran dana Rp 30 miliar-Rp 40 miliar untuk merealisasikan. (*)
Baca juga: BREAKING NEWS: Seluruh Klub Sepakat Liga 1 2020 Dilanjut, Rencana Digelar Mulai 1 November
Baca juga: Siswi Kelas 12 Dicabuli Pemilik Bengkel di Baturraden Banyumas, Terbongkar setelah Orangtua Cek HP
Baca juga: Viral Video Bupati Blora Masih Berpakaian Dinas, Bernyanyi dan Berjoget Tak Pakai Masker
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/direktur-jenderal-perhubungan-darat-kementerian-perhubungan-budi-setiyadi-di-banyumas.jpg)